Abstrak lulusan kedokteran yang dianggap pasti mendapatkan pekerjaan ternyata juga ada yang menjadi pengangguran, saat ini terdapat 35% dokter di indonesia yang menganggur, untuk itu dibutuhkan regulasi diri (pengaturan diri) dan perencanaan karir yang baik untuk meminimalisir pengangguran. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan perencanaan karir pada mahasiswa fakultas kedokteran unsyiah. pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode probability sampling dengan teknik random sampling. sampel penelitian berjumlah 243 mahasiswa pendidikan profesi dokter. alat ukur yang digunakan adalah the short self- regulation questionnaire (ssrq) dan skala perencanaan karir yang disusun sendiri oleh peneliti. hasil analisis data menggunakan teknik korelasi pearson menunjukkan koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,672 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). hal ini diartikan bahwa terdapat hubungan positif antara regulasi diri dengan perencanaan karir pada mahasiswa fakultas kedokteran unsyiah. semakin tinggi regulasi diri yang dimiliki, maka semakin baik pula perencanaan karir yang dibuat oleh mahasiswa fakultas kedokteran unsyiah. kata kunci : regulasi diri, perencanaan karir, mahasiswa fakultas kedokteran unsyiah
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN ANTARA REGULASI DIRI DENGAN PERENCANAAN KARIR PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNSYIAH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2015
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA REGULASI DIRI DENGAN STRES PADA MAHASISWA YANG BERSTATUS MENIKAH DIRNUNIVERSITAS SYIAH KUALA (Dessy Agustia, 2014)
Abstract
Baca Juga : PERBEDAAN REGULASI DIRI PADA MAHASISWA YANG BEKERJA DAN MAHASISWA YANG TIDAK BEKERJA (Cita Permata Ananda, 2019)