Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
SULASTRI MARLIANI, DIKEE MAULID DI DESA BABAH JURONG KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas KIP,2025

Abstrak sulastri marliani. (2025). dikee maulid di desa babah jurong kabupaten aceh besar. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan cut zuriana, s.pd., m.pd dan yuli astuti, s.pd., m.pd. penelitian ini membahas dikee maulid sebagai salah satu bentuk tradisi lisan yang berkembang di masyarakat aceh, khususnya di desa babah jurong, kabupaten aceh besar. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk penyajian serta menganalisis makna gerak dan pola lantai dalam pertunjukan dikee maulid. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyajian dikee maulid meliputi unsur gerak, syair, pola lantai, dan kostum yang dilakukan secara terstruktur. gerak yang dilakukan memiliki makna simbolik berupa kekhusyukan, semangat, dan ekspresi cinta kepada nabi muhammad saw. pola lantai yang digunakan seperti bentuk huruf “u”, bulat, dan barisan mencerminkan nilai kebersamaan, keteraturan, serta orientasi spiritual dalam pertunjukan. tradisi ini tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga mengandung nilai religius yang mendalam sebagai ekspresi identitas masyarakat aceh. kata kunci: dikee maulid, bentuk penyajian, makna gerak dan pola lantai, tradisi lisan.



Abstract

ABSTRACT Sulastri Marliani. (2025). Dikee Maulid in Babah Jurong Village, Aceh Besar Regency. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the supervision of Cut Zuriana, S.Pd., M.Pd and Yuli Astuti, S.Pd., M.Pd. This research explores Dikee Maulid as a form of oral tradition that has developed within the Acehnese community, particularly in Babah Jurong Village, Aceh Besar Regency. The aim of this study is to describe the presentation form and analyze the meaning of movements and floor patterns in the Dikee Maulid performance. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis technique was carried out through data reduction, data presentation, and data verification. The findings reveal that the presentation of Dikee Maulid includes elements such as movement, chant, floor patterns, and costumes that are presented in a structured manner. The movements performed carry symbolic meanings such as devotion, enthusiasm, and expressions of love for the Prophet Muhammad (PBUH). The floor patterns used, such as U-shape, circular, and linear formations, represent values of togetherness, order, and spiritual orientation in the performance. This tradition serves not only as a means of cultural preservation but also contains profound religious values, representing the identity of the Acehnese people. Keywords: Dikee Maulid, Presentation form, meaning of movement and floor pattern, oral tradition.



    SERVICES DESK