Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
NADA FARADISA, PEMAHAMAN MASYARAKAT GAMPONG LHONG CUT KOTA BANDA ACEH MENGENAI JUDI ONLINE. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan,2025

Judi online merupakan sebuah permainan perjudian yang diaplikasikan melalui gadget maupun laptop yang bertujuan untuk mendapatkan uang atau keuntungan melalui taruhan yang didepositkan dalam aplikasi tertentu. penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat gampong lhong cut mengenai judi online (2) menganalisis faktor pembentuk pemahaman masyarakat gampong lhong cut mengenai judi online. (3) mendeskripsikan apa saja upaya yang dilakukan perangkat desa gampong lhong cut untuk memberantas judi online. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. teknik pengumpulan data dikakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. subjek penelitian ini berjumlah 16 informan yang terdiri dari 8 masyarakat gampong lhong cut dan 8 perangkat desa. hasil penelitian menunjukkan (1) pemahaman masyarakat gampong lhong cut mengenai judi online terbagi menjadi dua, sebagian masyarakat mengganggap judi online merupakan perbuatan yang haram dan meriguikan dengan menyebutkan dampak, hukum yang mengatur dan membedakan judi online dengan judi konvensional. sebagian masyarakat lainnya berpendapat bahwa judi online adalah hiburan dan tidak diharamkan dalam al-quran. (2) adapun faktor pembentuk pemahaman terdiri dari lima faktor yaitu faktor lingkungan sekitar, pendidikan, agama, media massa, dan kemajuan akses teknologi dan informasi. (3) upaya yang dilakukan oleh perangkat desa untuk memberantas judi online berupa pemasangan spanduk atau baliho di tempat tertentu. kesimpulannya (1) pemahaman masyarakat gampong lhong cut mengenai judi online terbagi kepada dua, sebagian besar masyarakat memandang judi online sebagai perbuatan yang haram dan merugikan, sebagiannya lagi mengganggap judi online merupakan sebuah hiburan dikala bosan. (2) faktor pembentuk pemahaman terdiri dari lingkungan sosial, pendidikan, media massa, nilai agama, dan kemudahan akses teknologi dan informasi. (3) upaya memberantas judi online yang dilakukan oleh perangkat desa gampong lhong cut berupa pemasangan baliho yang berisi tentang bahaya judi online dan hukuman pidana bagi penggunanya. saran untuk penelitian (1) masyarakat tidak abai terhadap pelaku judi online di sekitar mereka. (2) perangkat desa diharapkan membuat upaya yang besar seperti membuat undang-undang atau qanun gampong yang mengatur mengenai judi online(3) peneliti selanjutnya disarankan untuk memperluas wilayah studi dan melibatkan informan yang lebih beragam agar hasilnya lebih relevan.



Abstract

Online gambling is a gambling game that is applied via gadgets or laptops with the aim of getting money or profits through bets deposited in certain applications. This study aims to (1) Determine the extent of understanding of the Gampong Lhong Cut community regarding online gambling (2) Analyze the factors that shape the understanding of the Gampong Lhong Cut community regarding online gambling. (3) Describe what efforts have been made by the Gampong Lhong Cut village officials to eradicate online gambling. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. Data collection techniques are carried out through observation, interviews and documentation. The subjects of this study were 16 informants consisting of 8 Gampong Lhong Cut residents and 8 village officials. The results of the study show (1) The understanding of the Gampong Lhong Cut community regarding online gambling is divided into two, some people consider online gambling to be a forbidden and dubious act by mentioning the impacts, laws that regulate and differentiate online gambling from conventional gambling. Some other people think that online gambling is entertainment and is not forbidden in the Quran. (2) The factors that shape understanding consist of five factors, namely environmental factors, education, religion, mass media, and advances in access to technology and information. (3) Efforts made by village officials to eradicate online gambling include installing banners or billboards in certain places. Conclusions: (1) The understanding of the people of Gampong Lhong Cut regarding online gambling is divided into two, the majority of people view online gambling as an act that is forbidden and detrimental, while others consider online gambling to be entertainment when bored. (2) Factors that shape understanding consist of the social environment, education, mass media, religious values, and ease of access to technology and information. (3) Efforts to eradicate online gambling carried out by the village officials of Gampong Lhong Cut include installing billboards containing information about the dangers of online gambling and criminal penalties for its users. Suggestions for research: (1) The community should not ignore online gambling perpetrators around them. (2) Village officials are expected to make major efforts such as making laws or village regulations that regulate online gambling. (3) Future researchers are advised to expand the study area and involve more diverse informants so that the results are more relevan.

Baca Juga : ANALYZING CHARACTER EDUCATION VALUES IN TEXTBOOK ENGLISH ON TARGET (MELATI AYUNA SARI PUTERI, 2021)



    SERVICES DESK