Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
CUT SITTI KAMILA MUSLIM, HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN CULTURE SHOCK PADA MAHASISWA RANTAU DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2025

Universitas syiah kuala (usk) merupakan salah satu universitas yang menarik banyak minat mahasiswa luar aceh untuk menempuh pendidikan tinggi. menurut data dari portal data usk, terdapat 18% mahasiswa aktif s-1 yang berasal dari luar aceh yang dikategorikan sebagai mahasiswa rantau. keberagaman latar belakang mahasiswa ini menciptakan lingkungan kampus yang kaya akan interaksi sosial, dan kerap membuat mahasiswa rantau menghadapi fenomena culture shock. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara dukungan sosial dengan culture shock yang dialami oleh mahasiswa rantau di universitas syiah kuala. teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah culture shock theory yang dikemukakan oleh kalervo oberg (1960) yang menjelaskan bahwa individu melewati empat fase culture shock, yaitu fase optimistik, fase krisis, fase pemulihan dan fase penyesuaian. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur kepada enam informan yang merupakan mahasiswa rantau usk yang berasal dari luar aceh. hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa rantau mengalami berbagai bentuk culture shock, mulai dari perbedaan aturan sosial dan keagamaan, kesulitan berkomunikasi karena adanya perbedaan bahasa dan logat, makanan, diskriminasi hingga perbedaan waktu aktivitas. namun, selain dukungan sosial berupa dukungan persahabatan, emosional, instrumental dan informatif yang diterima mahasiswa, faktor internal berupa ekspektasi awal dan tipe kepribadian juga ikut berperan penting dalam membantu mahasiswa untuk mampu melalui fase-fase culture shock. dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa meskipun faktor intrapersonal berupa ekspektasi awal dan tipe kepribadian berperan penting, tapi dukungan sosial menjadi elemen utama yang membantu mahasiswa rantau mengubah pengalaman culture shock menjadi proses belajar yang bermakna dan menjadi pribadi yang lebih baik. kata kunci: dukungan sosial, culture shock, mahasiswa rantau, adaptasi, komunikasi antarbudaya



Abstract

Syiah Kuala University (USK) is one of the universities that attracts many students from outside Aceh to pursue higher education. According to data from the Portal Data USK, 18% of active undergraduate students come from outside Aceh and are categorised as overseas students. The diversity of student backgrounds creates a campus environment rich in social interaction, and often causes overseas students to experience culture shock. This study aims to determine the relationship between social support and culture shock experienced by overseas students at Syiah Kuala University. The theory used in this study is the Culture Shock Theory proposed by Kalervo Oberg (1960), which explains that individuals go through four phases of culture shock, namely the optimistic phase, the crisis phase, the recovery phase, and the adjustment phase. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through semi-structured interviews with six informants who are overseas students at USK who come from outside Aceh. The results show that overseas students experience various forms of culture shock, ranging from differences in social and religious rules, difficulties in communicating due to differences in language and dialect, food, discrimination, to differences in activity times. But other than social support like friendship, emotional, instrumental, and informative support that students get, internal factors like initial expectations and personality types also play a big role in helping students get through the culture shock phases. Therefore, it can be concluded that even though intrapersonal factors such as initial expectations and personality types play an important role, social support is the main element that helps overseas students transform their culture shock experiences into a meaningful learning process and become better individuals. Keywords: Social Support, Culture Shock, Overseas Students, Adaptation, Intercultural Communication.



    SERVICES DESK