Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    DISSERTATION
Agus Adria, PEMODELAN DAN OPTIMASI TURBIN ANGIN BERBASIS JUMLAH DAN BERAT BILAH SUDU UNTUK DOUBLY FED INDUCTION GENERATOR (DFIG) PADA SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB). Banda Aceh Prodi Program Doktor Ilmu Teknik (S3),2025

Pulo aceh, yang terletak di ujung paling barat wilayah indonesia, menghadapi tantangan geografis yang mepengaruhi aktivitas perekonomian masyarakat. letaknya yang terpencil menyebabkan biaya transportasi menjadi tinggi, sehingga berdampak pada pendapatan penduduk. selain itu, penyediaan listrik dari pln sulit direalisasikan akibat keterbatasan infrastruktur dan jauhnya jaringan transmisi, sehingga pasokan listrik di wilayah ini sangat terbatas. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi pemanfaatan energi angin dan energi surya sebagai sumber daya energi terbarukan di pulo aceh. pengumpulan data dilakukan selama empat bulan, dari januari hingga april, mencakup parameter kecepatan angin dan intensitas radiasi matahari. data tersebut dianalisis untuk mengestimasi kapasitas energi listrik yang dapat dihasilkan. hasil analisis menunjukkan bahwa pulo aceh memiliki peluang besar dalam pengembangan energi angin, dengan kecepatan ratarata 4–8 m per s selama periode pengamatan, yang mampu mengoperasikan turbin angin untuk menghasilkan daya sebesar 319–666 w. potensi energi surya juga terbilang tinggi, ditunjukkan oleh intensitas radiasi rata-rata sebesar 814–827 w per m kubik. potensi kedua sumber energi ini layak dimanfaatkan baik secara terpisah maupun secara terpadu (hybrid). penelitian ini juga menguji potensi energi angin dengan menggunakan model doubly fed induction generator (dfig) standar dan model dfig disederhanakan. pada akhir penelitian ini didapatkan konfigurasi turbin angin yang optimun dengan berat 1,5 kg dan 4 bilah pada kecepatan angin rata-rata di pulo aceh, aceh besar (4–6 m per s). dengan demikian disimpulkan bahwa potensi energi angin dan energi surya di pulo aceh dapat dimanfaatkan secara bersama dengan turbin angin 4 bilah dan berat 1,5 kg. kata kunci: energi angin, energi surya, energy hybrid, dfig,pulo aceh



Abstract

Pulo Aceh, located at the westernmost point of Indonesia, faces significant geographical challenges that impact its socio-economic activities. Its remote location results in high transportation costs, which in turn reduce household income. Furthermore, electricity supply from the national grid (PLN) is severely constrained due to inadequate infrastructure and the considerable distance to transmission lines. This study aims to assess the potential of wind and solar energy as sustainable alternative power sources for Pulo Aceh. Data on wind speed and solar radiation intensity were collected over a four-month period, from January to April. The dataset was analyzed to estimate the electrical energy output attainable from these renewable resources. The findings reveal that Pulo Aceh possesses substantial wind energy potential, with an average wind speed ranging from 4 to 8 m/s, sufficient to operate wind turbines capable of producing 319–666 W of electrical power. Solar energy potential is also promising, with an average solar radiation intensity of 814– 827 W/m² during the study period. The potential of these two energy sources is worth utilizing both separately and in an integrated (Hybrid) manner. This study also tested the potential of wind energy using the standard Doubly Fed Induction Generator (DFIG) model and a simplified DFIG model. At the end of this study, an optimal wind turbine configuration was obtained with a weight of 1.5 kg and 4 blades at an average wind speed in Pulo Aceh, Aceh Besar (4–6 m⁄s). Thus, it was concluded that the potential of wind energy and solar energy in Pulo Aceh can be utilized together with a 4-blade wind turbine weighing 1.5 kg. Keywords: Wind Energy, Solar Energy, Hybrid Energy, DFIG, Pulo Aceh



    SERVICES DESK