Raihanun, putri. (2025). analisis unsur intrinsik hikayat prang cut ali karya teungku syekh hasan. [skripsi universitas syiah kuala]. di bawah bimbingan prof. dr. mohd. harun, m. pd. dan herman r, s. pd., m.pd. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik hikayat prang cut ali karya teungku syekh hasan. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi dan penelitian pustaka. subjek penelitian ini adalah hikayat prang cut ali karya teungku syekh hasan yang dialihaksarakan oleh ramli harun, berjumlah 80 halaman, dan diterbitkan oleh proyek penerbitan buku sastra indonesia dan daerah pada tahun 1982. data penelitian ini berupa kata, frasa, klausa, dan penggalan bait-bait hikayat prang cut ali. teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan beberapa langkah yaitu, pengelompokan data, penyajian data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. hasil analisis data menunjukkan bahwa tema hikayat prang cut ali adalah membela tanah air. tema ini digolongkan ke dalam tema tradisional. tokoh utama protagonis adalah cut ali dan tokoh utama antagonis adalah kontroler dan letnan. tokoh tambahan protagonis adalah teungku syekh mahmud, nyak hasyem blang, apa syam, teungku nyak musa, dan nyak rayek. tokoh tambahan antagonis yaitu pasukan tentara belanda dan uleebalang. alur hikayat ini menggunakan alur maju. latar tempat dalam hikayat ini yaitu calang, titi mango, kuta buloh, kuala unga, kandang, dan seutui. latar waktu yaitu pada masa penjajahan belanda di aceh tahun empat belas. latar sosial yaitu berkenaan dengan kebersamaan, keyakinan dan pandangan hidup yang dimiliki tokoh, serta sikap saling tolong menolong antar tokoh. hikayat ini menggunakan sudut pandang orang ketiga. gaya bahasa yang digunakan adalah metafora, personifikasi, hiperbola, dan simile. amanat yang disampaikan berkaitan dengan nilai moral, seperti kepemimpinan yang baik, berani menghadapi musuh, semangat berjuang mempertahankan tanah air, rela berkorban, setia terhadap bangsa dan agama, serta bersatu membela tanah air. kata kunci: unsur intrinsik, hikayat prang cut ali, strukturalisme
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS UNSUR INTRINSIK HIKAYAT PRANG CUT ALI KARYA TEUNGKU SYEKH HASAN. Banda Aceh Prog. Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,2025
Baca Juga : HIKAYAT PRANG SABI AND THE UPLIFTING OF THE ACEHNESE SPIRIT DURING THE WARTIME (A DISCOURSE ANALYSIS) (Rizki Dhian Nushur, 2017)
Abstract
Raihanun, Putri. (2025). Analysis of Intrinsic Elements of Hikayat Prang Cut Ali by Teungku Syekh Hasan. [Thesis Syiah Kuala University]. Under the guidance of Prof. Dr. Mohd. Harun, M. Pd. and Herman R, S. Pd., M.Pd. This research aims to describe the intrinsic elements of Hikayat Prang Cut Ali by Teungku Syekh Hasan. This research uses a qualitative approach and descriptive research type. The data collection techniques used are documentation techniques and library research. The subject of this research is the hikayat Prang Cut Ali by Teungku Syekh Hasan transliterated by Ramli Harun, totaling 80 pages, and published by the Indonesian and Regional Literature Book Publishing Project in 1982. The data of this research are in the form of words, phrases, clauses, and fragments of stanzas of the Prang Cut Ali saga. The data analysis technique in this research is carried out with several steps, namely, data grouping, data presentation, data analysis, and conclusion drawing. The results of data analysis show that the theme of Hikayat Prang Cut Ali is defending the homeland. This theme is classified into traditional theme. The main protagonist is Cut Ali and the main antagonists are Kontroler and Lieutenant. Additional protagonists are Teungku Sheikh Mahmud, Nyak Hasyem Blang, Apa Syam, Teungku Nyak Musa, and Nyak Rayek. Additional antagonists are Dutch army troops and Uleebalang. The flow of this Hikayat uses a forward flow. The place settings in this saga are Calang, titi Mango, Kuta Buloh, Kuala Unga, Kandang, and Seutui. The time setting is during the Dutch colonization in Aceh in the fourteenth year. The social setting is about togetherness, beliefs and views of life owned by the characters, as well as mutual help between characters. This saga uses the third person point of view. The language styles used are metaphor, personification, hyperbole, and simile. The mandate conveyed is related to moral values, such as good leadership, courage to face enemies, enthusiasm to fight to defend the homeland, willing to sacrifice, loyalty to nation and religion, and united defense of the homeland. Keywords: Intrinsic Elements, Hikayat Prang Cut Ali, Structuralism
Baca Juga : KEARIFAN LOKAL DALAM HIKAYAT PRANG COOMPEUNI (Rika Wahyuni, 2016)