Mahasiswa yang bekerja sambil belajar menghadapi tantangan ganda, yakni harus menyeimbangkan tanggung jawab akademik dan pekerjaan secara bersamaan. tekanan ini kerap memicu stres, kelelahan, dan kesulitan dalam mengelola waktu serta emosi, sehingga berdampak pada performa akademik dan kesejahteraan mental. kondisi ini menuntut keterampilan manajemen diri yang baik agar kedua peran dapat dijalani secara optimal. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran manajemen diri pada mahasiswa universitas syiah kuala yang menjalani peran sebagai pelajar dan pekerja secara bersamaan. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif universitas syiah kuala yang bekerja sambil kuliah sebanyak 289 orang dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala manajemen diri berbasis likert 4 poin sebanyak 42 item valid. hasil analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori manajemen diri sedang yaitu sebanyak 152 orang (53%), dan hampir separuhnya berada pada kategori rendah yaitu 122 orang (42%). aspek tertinggi berada pada cognitive techniques dan affective techniques (kemampuan berpikir strategis dan adaptif), sedangkan aspek terendah terdapat pada management by antecedent dan management by consequence (kemampuan individu dalam mengatur diri secara menyeluruh, baik sebelum maupun sesudah suatu tindakan terjadi). implikasi bagi beberapa pihak, yaitu unit pelaksana bimbingan dan konseling (upbk), dosen wali, mahasiswa, serta fakultas dan universitas. upbk dapat menggunakan temuan penelitian ini sebagai acuan dalam menyusun program bimbingan yang berfokus pada peningkatan keterampilan manajemen diri mahasiswa pekerja. dosen wali dapat menjadikannya dasar dalam memberikan pendampingan akademik maupun nonakademik, khususnya terkait pengelolaan waktu, motivasi, dan strategi belajar. mahasiswa diharapkan memperoleh manfaat dari penelitian ini sebagai bahan refleksi untuk mengembangkan manajemen diri. selain itu, fakultas dan universitas dapat menjadikannya pertimbangan dalam menyusun kebijakan serta program dukungan yang lebih komprehensif bagi mahasiswa yang bekerja sambil belajar.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MANAJEMEN DIRI PADA MAHASISWA YANG BEKERJA SAMBIL BELAJAR DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Banda Aceh Fakultas KIP,2025
Baca Juga : PERBANDINGAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR ANTARA MAHASISWA YANG BEKERJA DENGAN YANG TIDAK BEKERJA PADA JURUSAN PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS SYIAH KUALA (RIKI WAHYUDI, 2025)
Abstract
Students who work while studying face dual challenges, namely balancing academic responsibilities and job demands simultaneously. This pressure often leads to stress, fatigue, and difficulties in managing time and emotions, which can negatively affect academic performance and mental well-being. Such conditions require strong selfmanagement skills to enable them to perform both roles optimally. This study aims to identify the self-management profile of students at Universitas Syiah Kuala who simultaneously perform the roles of learner and worker. The study employed a quantitative approach with a descriptive research design. The population consisted of 289 active students at Universitas Syiah Kuala who work while studying, all of whom were selected as samples using the total sampling technique. Data were collected using a 42-item validated self-management scale based on a 4-point Likert model. The results showed that the majority of students were in the moderate category of selfmanagement, with 152 students (53%), while nearly half were in the low category, with 122 students (42%). The highest scoring aspect was cognitive techniques (strategic and adaptive thinking), while the lowest scoring aspect was affective techniques (emotional regulation). implications for several parties, namely the Guidance and Counseling Unit (UPBK), academic advisors, students, as well as the faculty and university. UPBK can use these findings as a reference in developing guidance programs that focus on improving the self-management skills of working students. Academic advisors can utilize it as a basis for providing academic and nonacademic support, particularly in time management, motivation, and learning strategies. Students are also expected to benefit from this research as a reflection to develop better self-management. In addition, the faculty and university can consider these findings in formulating policies and support programs that are more comprehensive for students who work while studying.