Abstrak aiza misti raiqan, (2025). makna kain tujuh lapis pada proses malam berinai di gampong lapang, kecamatan johan pahlawan, aceh barat. [skripsi. universitas syiah kuala]. di bawah bimbingan tengku hartati, s.pd., m.pd dan dr. ahmad sya’i, s.pd., m.sn. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna kain tujuh lapis pada prosesi berinai di gampong lapang, kecamatan johan pahlawan, aceh barat. pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif, kain tujuh lapis berfungsi sebagai alas pelindung batu penggiling daun pacar agar proses penghalusan berjalan bersih, aman, dan rapi. secara konotatif, kain tujuh lapis memiliki makna simbolis yang mendalam, antara lain simbol keberkahan, kesucian pengantin perempuan, kesinambungan tujuh turunan, dan status sosial keluarga (keturunan raja atau bukan). pemakaian kain tujuh lapis mencerminkan nilai ketaatan pada adat istiadat, penghormatan pada leluhur, serta penguatan identitas budaya di tengah pengaruh modernisasi. dengan demikian, kain tujuh lapis tidak hanya sekadar peralatan upacara, melainkan tanda budaya yang kaya akan makna spiritual dan sosial. kata kunci: kain, lapis, proses, berinai, makna.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MAKNA KAIN TUJUH LAPIS PADA PROSESI BERINAI DI GAMPONG LAPANG KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN ACEH BARAT. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1),2025
Baca Juga : LITERASI DIGITAL GURU GEOGRAFI SMA/MA DI KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT (Khaznina Sari, 2022)
Abstract
ABSTRACT Aiza Misti Raiqan, (2025). The Meaning of Seven Layers of Cloth in the Malam Berinai Process in Gampong Lapang, Johan Pahlawan District, West Aceh. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the Guidance of Tengku Hartati, S.Pd., M.Pd and Ahmad Sya’I, S.Pd., M.Sn. This study aims to describe the meaning of the seven-layered cloth in the berinai procession in Gampong Lapang, Johan Pahlawan District, West Aceh. A qualitative descriptive approach was used, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results indicate that denotatively, the seven-layered cloth serves as a protective base for the henna grinding stone, ensuring a clean, safe, and orderly grinding process. Connotatively, the seven-layered cloth has profound symbolic meanings, including blessings, the bride's purity, the continuity of seven generations, and the family's social status (whether royal or not). The use of the seven-layered cloth reflects adherence to customs, respect for ancestors, and the strengthening of cultural identity amidst the influence of modernization. Thus, the seven-layered cloth is not merely a ceremonial item, but rather a cultural symbol rich in spiritual and social significance. Keywords: Layers,Process, Berinai, Meaning.
Baca Juga : PROSESI ADAT BERINAI PADA PENGANTIN ACEH (Putri Nurul Aflah, 2025)