Sarliana safni (2025). pelaksanaan toleransi beragama di gampong sanggaberu silulusan studi kasus pasca konflik aceh singkil. [skripsi. universitas syiah kuala]. dibawah bimbingan prof. dr. rusli yusuf m.pd dan yusrijal abdar, s.pd., m.h. penelitian ini berjudul “pelaksanaan toleransi beragama di gampong sanggaberu silulusan studi kasus pasca konflik aceh singkil”. penelitian ini dilatar belakangi oleh konflik keagamaan yang pernah terjadi di aceh singkil pada tahun 2015, yang berdampak terhadap hubungan antarumat beragama. tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisis pelaksanaan toleransi beragama di gampong sanggaberu silulusan pasca konflik 2) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan toleransi beragama di gampong sanggaberu silulusan. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis deskriptif. teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. subjek penelitian berjumlah 7 informan. hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) masyarakat gampong sanggaberu silulusan berhasil membangun kembali keharmonisan pasca konflik agama melalui sikap saling menghargai, partisipasi sosial, dan musyawarah dalam menyelesaikan masalah. 2) faktor pendukung terwujudnya toleransi seperti nilai kekeluargaan yang kuat, pengalaman konflik masa lalu, peran organisasi kepemudaan, dan komunikasi yang terbuka. kesimpulan bahwa 1) masyarakat gampong sanggaberu silulusan menunjukkan toleransi beragama melalui sikap saling menghargai, bekerja sama lintas agama, dan keterlibatan dalam kegiatan sosial. 2) faktor pendukung meliputi pengalaman konflik masa lalu, nilai kekeluargaan, peran organisasi kepemudaan, serta mekanisme musyawarah. saran dalam penelitian ini adalah 1) kepada perangkat gampong sanggaberu silulusan agar terus memperkuat nilai-nilai toleransi yang telah terbentuk melalui fasilitasi ruang dialog antarumat beragama dan mendorong partisipasi semua pihak dalam kegiatan sosial. 2) tokoh agama diharapkan aktif menanamkan pemahaman keagamaan yang moderat dan menjadikan rumah ibadah sebagai pusat edukasi toleransi. 3) peneliti selanjutnya agar mengkaji lebih mendalam terhadap sikap toleransi generasi muda, yang berpotensi memengaruhi kerukunan antarumat beragama. kata kunci: toleransi, agama, konflik
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PELAKSANAAN TOLERANSI BERAGAMA DI GAMPONG SANGGABERU SILULUSAN STUDI KASUS PASCA KONFLIK ACEH SINGKIL. Banda Aceh Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan,2025
Baca Juga : TOLERANSI BERAGAMA PADA MASYARAKAT GAMPONG MULIA KOTA BANDA ACEH (M. NURFITRIANSYAH, 2024)
Abstract
Sarliana Safni (2025). Implementation of Religious Tolerance in Gampong Sanggaberu Silulusan Case Study of Post-Conflict Aceh Singkil. [Thesis. Universitas Syiah Kuala]. Under the guidance of Prof. Dr. Rusli Yusuf, M.Pd and Yusrijal Abdar, S.Pd., M.H. This study is titled "The Implementation of Religious Tolerance in Gampong Sanggaberu Silulusan: A Case Study of Post-Conflict Aceh Singkil." This study was motivated by the religious conflict that occurred in Aceh Singkil in 2015, which impacted interfaith relations. The objectives of this study are 1) To analyze the implementation of religious tolerance in Gampong Sanggaberu Silulusan post conflict 2) To identify the factors that influence the implementation of religious tolerance in Gampong Sanggaberu Silulusan. The method used in this study is a qualitative approach and a descriptive type. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, and documentation. The research subjects consisted of 7 informants. The results of the study indicate that 1) The community of Gampong Sanggaberu Silulusan successfully rebuilt harmony after the religious conflict through mutual respect, social participation, and deliberation in resolving issues. 2) Supporting factors for the realization of tolerance include strong family values, past conflict experiences, the role of youth organizations, and open communication. The conclusion is that 1) The community of Gampong Sanggaberu Silulusan demonstrates religious tolerance through mutual respect, interfaith cooperation, and involvement in social activities. 2) Supporting factors include past conflict experiences, family values, the role of youth organizations, and consultation mechanisms. Recommendations from this study are: 1) The Gampong Sanggaberu Silulusan administration should continue to strengthen existing tolerance values through facilitating interfaith dialogue spaces and encouraging all parties to participate in social activities. 2) Religious leaders are encouraged to actively promote moderate religious understanding and make places of worship centers for tolerance education. 3) Future researchers are advised to conduct a more in-depth study of the tolerance attitudes of the younger generation, which have the potential to influence interfaith harmony. Keywords: Tolerance, Religion, Conflict
Baca Juga : NILAI–NILAI PEREKAT TOLERANSI BERAGAMA DALAM MASYARAKAT KOTA SUBULUSSALAM (Naina lizar, 2023)