Kehadiran burung migran di kawasan pesisir pantai kuala gigieng, kabupaten aceh besar merupakan fenomena ekologis penting yang berpotensi mendukung kegiatan konservasi dan ekowisata. namun, masyarakat masih belum menyadari keberadaan dan peran burung migran di kawasan tersebut. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat dalam merespons kehadiran burung migran. jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan menggunakan metode survei. populasi dalam penelitian ini berjumlah 9.453 orang, dengan sampel sebanyak 370 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari tiga gampong di sekitar kawasan pesisir. instrumen yang digunakan berupa kuesioner tertutup yang terdiri dari 15 pernyataan, mencakup tiga aspek variabel kap (knowledge, attitude, practice). analisis data dilakukan dengan pendekatan structural equation modeling (sem) menggunakan software smartpls. hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap, pengetahuan dan tindakan, serta sikap dan tindakan masyarakat mengenai kehadiran burung migran. kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan masyarakat berperan penting dalam membentuk sikap positif yang mendorong tindakan nyata dalam pelestarian burung migran. implikasi dari temuan ini dapat dijadikan dasar dalam penyusunan program edukasi untuk mendukung konservasi burung migran di kawasan pesisir.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN MASYARAKAT DALAM KEHADIRAN BURUNG MIGRAN DI PESISIR PANTAI KUALA GIGIENG, KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas FKIP (S1),2025
Baca Juga : JENIS-JENIS DAN PERSEBARAN HABITAT PERSINGGAHAN BURUNG MIGRAN DI PESISIR PANTAI KOTA BANDA ACEH (KHAIRUNISAK, 2022)
Abstract
The presence of migratory birds in the coastal area of Kuala Gigieng Beach, Aceh Besar Regency, is an important ecological phenomenon that has the potential to support conservation and ecotourism activities. However, the community is still unaware of the existence and role of migratory birds in the area. This study aims to determine the relationship between community knowledge, attitudes, and actions in responding to the presence of migratory birds. This type of research is a quantitative correlational study using a survey method. The population in this study amounted to 9,453 people, with a sample of 370 respondents selected using a purposive sampling technique from three villages around the coastal area. The instrument used was a closed questionnaire consisting of 15 statements, covering three aspects of the KAP variable (Knowledge, Attitude, Practice). Data analysis was conducted using the Structural Equation Modeling (SEM) approach using SmartPLS software. The results of the study indicate a significant relationship between knowledge and attitudes, knowledge and actions, and attitudes and actions of the community regarding the presence of migratory birds. The conclusion of this study confirms that increasing community knowledge plays a crucial role in shaping positive attitudes that encourage concrete actions in migratory bird conservation. The implications of these findings can be used as a basis for developing educational programs to support migratory bird conservation in coastal areas.
Baca Juga : PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP KONSERVASI PENYU DI KAWASAN WISATA LAMPUUK KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR. (Vilsa Via Siska, 2024)