Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui varietas tembakau lokal gayo yang tumbuh dan berproduksi terbaik di dataran tinggi. penelitian ini dilaksanakan di desa terang ulen, kecamatan pegasing, kabupaten aceh tengah dengan titik koordinat 4°33'13.4"n, 96°47'44.1"e dan memiliki ketinggian wilayah 1.264 mdpl. penelitian ini dimulai dari bulan juli hingga november 2024. penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (rak) non faktorial. faktor yang diteliti yaitu varietas tanaman tembakau. tanaman tembakau yang digunakan terdiri dari sepuluh varietas, yaitu tapak burik gayo, gedilak gayo, temun putih gayo, temun item gayo, kertas gayo, karet gayo, mikrat gayo, tapak rancung gayo, ateng gayo dan tembakau dengan varietas kemloko 7 sebagai pembanding. masing-masing perlakuan tersebut diulang sebanyak 3 kali sehingga didapati 30 plot percobaan. satuan percobaan berupa blok percobaan dengan ukuran 7 x 10 m. jarak tanam antar tanaman tembakau 1,2 x 0,6 m. di dalam satu plot percobaan terdapat 102 tanaman percobaan dengan varietas yang sama. peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, hasil bentuk daun, warna daun, bulu batang, sudut daun, ujung daun, tepi daun, permukaan daun, warna daun, sayap daun, indeks luas daun, dan filotaksis. hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas tembakau yang digunakan pada penelitian ini memiliki ciri khas yang dimiliki oleh semua varietas lainnya seperti warna batang yang berwarna hijau tua dan terdapat bulu batang. pada penelitian ini varietas yang cocok ditanam pada ketinggian 1.264 mdpl di kabupaten aceh tengah adalah varietas temun putih gayo dan tapak rancung gayo. hal ini dikarenakan varietas tersebut memiliki pertumbuhan yang sangat baik jika diakumulasikan dari beberapa parameter yang digunakan seperti tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah daun, dan hasil.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UJI VARIETAS TEMBAKAU (NICOTIANA TABACUM) LOKAL GAYO KECAMATAN PEGASING KABUPATEN ACEH TENGAH.. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2025
Baca Juga : KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA GENOTIPE TEMBAKAU (NICOTIANA TABACUM L.) LOKAL GAYO DI KECAMATAN BINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH (FAJAR ASHIDDIQI H, 2024)
Abstract
The research was conducted in Terang Ulen Village, Pegasing Subdistrict, Central Aceh Regency, at coordinates 4°33'13.4"N, 96°47'44.1"E, at an elevation of 1,264 meters above sea level. The study was carried out from July to November 2024. A non-factorial Randomized Complete Block Design (RCBD) was employed, with the sole factor being tobacco variety. The study included ten tobacco varieties: Tapak Burik Gayo, Gedilak Gayo, Temun Putih Gayo, Temun Item Gayo, Kertas Gayo, Karet Gayo, Mikrat Gayo, Tapak Rancung Gayo, Ateng Gayo, and Kemloko 7 as a control. Each treatment was replicated three times, resulting in a total of 30 experimental plots. Each experimental plot measured 7 × 10 meters, with plant spacing set at 1.2 × 0.6 meters. Each plot contained 102 tobacco plants of the same variety. The observed variables included plant height, number of leaves, leaf length, leaf width, yield, leaf shape, leaf color, stem hairiness, leaf angle, leaf tip, leaf margin, leaf surface, leaf wing, leaf area index, and phyllotaxis. The results indicated that all varieties shared similar characteristics, such as dark green stem coloration and the presence of stem hairs. Among the varieties tested, Temun Putih Gayo and Tapak Rancung Gayo were found to be the most suitable for cultivation at an altitude of 1,264 meters in Central Aceh Regency. These varieties showed excellent growth performance, as reflected in several key parameters including plant height, leaf length, leaf width, number of leaves, and yield.
Baca Juga : ANALISIS KEUNTUNGAN USAHATANI TEMBAKAU DI KECAMATAN MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR (MIRZA ZULYANDI, 2020)