Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
FATDAL IRMANSYAH, FUNGSI DINAS SYARI’AT ISLAM KOTA BANDA ACEH DALAM PELAKSANAAN BIMBINGAN PENGGUNAAN BUSANA ISLAMI. Banda Aceh Fakultas Hukum,2025

Berpakaian sesuai syari’at islam hukumnya wajib bagi seluruh umat muslim di aceh tertuang dalam qanun nomor 11 tahun 2002 tentang pelaksanaan syari’at islam bidang aqidah, ibadah dan syi’ar islam pasal 13 ayat 1. berdasarkan qanun kota banda aceh nomor 9 tahun 2004 tentang susunan organisasi dan tata kerja dinas syari’at islam dan keluarga sejahtera kota banda aceh pasal 5 huruf (d) dinas syari’at islam kota banda aceh memiliki fungsi untuk melaksanakan bimbingan, penyuluhan, pengawasan dan pengendalian terhadap penerapan syari’at islam di lingkungan masyarakat. salah satu penerapannya yaitu terkait dengan bimbingan busana islami. dari pengamatan, pihak terkait dalam melaksanakan tugasnya masih belum berjalan dengan baik. tujuan dari penulisan skripsi ini yaitu untuk menjelaskan terkait pelaksanaan bimbingan penggunaan busana islami oleh dinas syari’at islam kota banda aceh, kendala dalam pelaksanaan bimbingan busana islami dan upaya yang dilakukan guna pelaksanaan bimbingan busana islami berjalan lebih baik. penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris. penelitian ini memperoleh data melalui lapangan dan kepustakaan. berupa wawancara dengan pihak-pihak terkait dan mempelajari beberapa literatur yang relevan dengan penelitian. hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua program yang telah dilaksanakan, yaitu dakwah safari yang dilaksanakan di masjid-masjid dan sekolah, pelaksanaan sosialisasi busana islami di beberapa tempat, juga termasuk pengadaan spanduk islami sebagai pengingat penggunaan busana islami di lingkungan masyarakat. adapun tantangan yang dihadapi ialah kurangnya kolaborasi dengan dinas-dinas lain serta kurangnya kesadaran diri baik dari masyarakat maupun dari pemerintah akan pentingnya menjaga budaya islami dikehidupan sehari-hari. dan upaya yang telah dilakukan yaitu meningkatkan sosialisasi agar mencakup wilayah lebih luas dan meningkatkan kolaborasi dengan dinas-dinas lainnya dalam melaksanakan bimbingan busana islami. penelitian ini menyarankan perlunya inovasi pemanfaatan teknologi dan media sosial untuk menarik minat generasi muda terhadap bimbingan busana islami. perlu juga untuk meningkatkan kesadaran diri dari masyarakat akan pentingnya penggunaan busana islami. serta meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah dalam penjagaan budaya islami dilingkungan masyarakat.



Abstract

Abstract – Dressing in accordance with Islamic Shari’a is obligatory for all Muslims in Aceh as stipulated in Article 13 paragraph (1) of Qanun Number 11 of 2002 concerning the Implementation of Islamic Shari’a in the Field of Aqidah, Ibadah, and Islamic Symbols. Pursuant to Article 5 letter (d) of Banda Aceh City Qanun Number 9 of 2004 on the Organizational Structure and Working Procedures of the Office of Islamic Shari’a and Family Welfare of Banda Aceh City, the Office of Islamic Shari’a of Banda Aceh City has the function to conduct guidance, counseling, supervision, and control over the implementation of Islamic Shari’a within the community. One such implementation is the guidance on Islamic dress. Based on observations, the performance of the relevant authorities in carrying out their duties has not yet been optimal. The purpose of this thesis is to explain the implementation of guidance on the use of Islamic dress by the Office of Islamic Shari’a of Banda Aceh City, the obstacles encountered in its implementation, and the efforts undertaken to improve the effectiveness of such guidance. This research is an empirical juridical study. Data were obtained from both fieldwork and literature studies, including interviews with relevant stakeholders and the review of several references related to the subject matter. The findings indicate that two programs have been carried out, namely dakwah safari activities conducted in mosques and schools, and the socialization of Islamic dress in several locations, including the provision of Islamic banners to remind the community of proper Islamic attire. The challenges identified include a lack of collaboration with other agencies as well as insufficient awareness, both from the community and from the government, regarding the importance of preserving Islamic cultural values in daily life. Efforts undertaken include expanding the scope of socialization activities and enhancing collaboration with other agencies in implementing Islamic dress guidance. This research recommends innovation in the use of technology and social media to attract the younger generation to Islamic dress guidance, raising greater public awareness of the importance of wearing Islamic attire, and strengthening collaboration with the government in preserving Islamic culture within the community.



    SERVICES DESK