Turnover intention di kalangan guru sekolah luar biasa (slb) merupakan isu penting yang dapat memengaruhi keberlangsungan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. guru slb menghadapi tekanan emosional dan beban kerja yang tinggi, sehingga rentan mengalami penurunan komitmen kerja. salah satu faktor psikologis yang diyakini dapat menurunkan niat untuk keluar dari pekerjaan adalah spiritualitas kerja, yakni nilai-nilai makna, tujuan, dan keterhubungan dalam pekerjaan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara spiritualitas kerja dengan turnover intention pada guru slb di kota banda aceh. metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional. sampel berjumlah 104 guru dari lima slb di banda aceh yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. instrumen yang digunakan adalah workplace spirituality scale dan skala turnover intention. hasil analisis menggunakan uji spearman menunjukkan korelasi negatif yang signifikan antara spiritualitas kerja dan turnover intention (r = -0.467, p < 0.05). artinya, semakin tinggi spiritualitas kerja yang dimiliki guru, semakin rendah kecenderungan mereka untuk meninggalkan pekerjaan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN ANTARA SPIRITUALITAS KERJA DENGAN INTENSI TURNOVER PADA GURU SEKOLAH LUAR BIASA DI BANDA ACEH. Banda Aceh Psikologi Fakultas kedokteran,2025
Baca Juga : PENGARUH CURRENT RATIO, INVENTORY TURNOVER, RECEIVABLE TURNOVER DAN NET WORKING CAPITAL TURNOVER TERHADAP RENTABILITAS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONSEIA TAHUN 2010-2012 (Rizki Maulana, 2014)
Abstract
Turnover intention among teachers in Special Education Schools (SLB) is a critical issue that may affect the continuity of education for children with special needs. SLB teachers often face high emotional demands and workloads, making them vulnerable to decreased job commitment. One psychological factor believed to reduce the intention to leave a job is workplace spirituality, which involves values of meaning, purpose, and connectedness at work. This study aims to examine the relationship between workplace spirituality and turnover intention among SLB teachers in Banda Aceh. The research employed a quantitative correlational approach. A total of 104 teachers from five SLBs in Banda Aceh were selected using cluster sampling. The instruments used were the Workplace Spirituality Scale and a turnover intention scale. Data were analyzed using the Spearman correlation test and showed a significant negative relationship between workplace spirituality and turnover intention (r = -0.467, p < 0.05). This indicates that the higher the level of workplace spirituality a teacher has, the lower their intention to leave the job.