Tanaman kentang granola (solanum tuberosum l. cv granola) merupakan salah satu jenis kentang yang banyak dibudidayakan di indonesia. budidaya tanaman kentang banyak menggunakan bibit hasil dari kultur jaringan in vitro. penambahan bahan organik kompleks dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ini. ekstrak tauge mengandung beberapa nutrisi penting bagi planlet untuk mempercepat pertumbuhannya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak tauge dalam kultur in vitro planlet kentang granola terhadap tinggi, jumlah daun, dan jumlah akar planlet. penelitian ini dilaksanakan di upt-balai induk hortikultura (bih) gedung johor dinas pertanian provinsi sumatera utara, medan. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. perlakuan terdiri atas penambahan ekstrak tauge ke dalam media kultur ms (murashige dan skoog) modifikasi dengan konsentrasi: 0 (kontrol); 20; 40; 60; 80; 100 g/l. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak tauge dalam media kultur memberikan pengaruh yang nyata pada pertumbuhan jumlah daun dan jumlah akar, namun tidak berpengaruh pada pertumbuhan tinggi plantlet. penambahan ekstrak tauge dengan konsentrasi 100 g/l menunjukkan hasil terbaik berdasarkan parameter jumlah daun dan penambahan ekstrak tauge sebanyak 20 g/l menunjukkan hasil terbaik berdasarkan parameter jumlah akar planlet. kata kunci: kentang granola (solanum tuberosum l. cv granola), ekstrak tauge, media ms modifikasi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TAUGE PADA MEDIA MS MODIFIKASI TERHADAP PERTUMBUHAN PLANLET KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L. CV GRANOLA) SECARA IN VITRO. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2015
Baca Juga : PENGARUH JENIS MULSA PADA BEBERAPA VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L. ) (Siti Patimah, 2021)