Kabupaten bener meriah merupakan salah satu kabupaten yang berada di provinsi aceh. bertambahnya jumlah penduduk yang semakin banyak mengakibatkan meningkatnya kebutuhan lahan baik untuk tempat tinggal maupun untuk lahan pertanian khususnya di kabupaten bener meriah, sehingga menyebabkan terjadinya perubahan penggunaan lahan dan akan berpengaruh pada pola ruang suatu wilayah. perubahan penggunaan lahan dapat mengakibatkan terjadinya masalah dalam penataan ruangnya bilamana perubahan penggunaan lahan yang terjadi tidak sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (rtrw) yang telah ditetapkan. identifikasi perubahan penggunaan lahan ini dilakukan dengan cara melakukan pemetaan, dimana proses yang dilakukan yaitu dengan membuat peta penggunaan lahan lahan pada daerah penelitian tahun 2009 dan 2023 dengan cara melakukan digitasi on-screen berdasarkan interpretasi citra satelit landsat tahun 2009 dan citra spot 2023. hasil dari digitasi tersebut kemudian akan dianalisis perubahan penggunaan lahannya dan tingkat kesesuaiannya dengan rencana tata ruang wilayah (rtrw) kabupaten bener meriah. penelitian ini diharapkan dapat memudahkan dalam pengawasan dan pengendalian pemanfaatan ruang yang ada di kabupaten bener meriah dan dasar membuat kebijakan terkait penataan ruang. hasil analisis dari penggunaan lahan tahun 2009 dan 2023 menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan penggunaan lahan total mencapai 76.703 ha (40.19%). perubahan terjadi berupa peningkatan luasan pertanian lahan kering campur dan hutan lahan kering primer serta penurunan pada lahan hutan lahan kering sekunder dan pertanian lahan kering. tingkat kesesuaian terhadap rencana tata ruang kabupaten bener meriah pada tahun 2009 sebesar 99,18% menurun menjadi 96,95% pada tahun 2023.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KABUPATEN BENER MERIAH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG). Banda Aceh Fakultas Pasca Sarjana,2025
Baca Juga : PENGUKURAN TANAH DETIL UNTUK DESAIN LAHAN UNIVERSITY FARM UNIVERSITAS SYIAH KUALA STASLUN BENER MERIAH (Ijal Wandi, 2024)
Abstract
Bener Meriah Regency is one of the regencies in Aceh Province with high economic growth. This high economic growth naturally impacts various factors, including population growth and land demand. Changes in land use can lead to spatial planning issues if they do not align with the established Regional Spatial Plan (RTRW). These changes in land use need to be reviewed and analyzed to determine the extent of land use changes that have occurred in Bener Meriah Regency since 2009. This study aims to provide information on land use changes occurring in Bener Meriah Regency and to determine how these changes relate to the existing RTRW (Regional Spatial Plan). The method used is descriptive, first processing satellite imagery to obtain land cover data for 2009 and 2023, Then the data was analyzed spatially by overlaying the land cover interpretation data for 2009 and 2023 with the RTRW map of Bener Meriah Regency for the 2012-2032 period. The analysis results of the interpretation of land use in 2009 and 2023 show that there has been a total change in land use reaching 76,703 hectares (40.19%). The changes occurred in the form of an increase in the area of Mixed Dryland Agriculture and Primary Dryland Forest and a decrease in Secondary Dryland Forest and Dryland Agriculture. The level of Conformity with the Bener Meriah Regency Spatial Plan in 2009 was 99.18% in 2023, decreasing to 96.95%.
Baca Juga : PENGARUH ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP PETANI PEREMPUAN DI KABUPATEN ACEH BESAR (Desi Ade Trya, 2017)