Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
M. Subhan, KAJIAN KUALITAS AIR SUMUR PASCA TSUNAMI DI KECAMATAN JAYA BARU, SYIAH KUALA DAN BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Prog. Studi Magister Teknik Kimia,2012

Bencana gempa dan tsunami pada tanggal 26 desesember 2004 yang lalu tidak terlepas dari ancaman pencemaran lingkungan di pesisir kota banda aceh. berdasarkan hasil studi penelitian yang terdahulu di wilayah kawasan yang terkena dampak bencana tsunami, terindikasi adanya pencemaran kualitas air permukaan dan air tanah. sementara itu, masyarakat masih memanfaatkan air sumur sebagaimana baku di daerah penelitian ini. penelitian ini bertujuan untuk menentukan status {mutu air tercemar atau tidaknya didasarkan pada keputusan menteri negara lingkungan hidup nomor: 115 tahun 2003 tentang pedoman penentuan status mutu air dan metode yang digunakan tersebut yaitu metode indeks pencemaran (ip) dan metode storet. metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bersifat eksploratif, yang bertujuan menggambarkan keadaan atau status fenomena. sedangkan metode samplingnya menggunakan metode sampling purposif, yaitu pengambilan sampel dilakukan hanya} pada beberapa daerah kunci yang mewakili keadaan seluruhnya. titik sampling adalah {sumur-sumur penduduk kecamatan jaya barn desa emperom, bitai, lamjamee, lamtemen barat dan desa punge blang cut. kecamatan syiah kuala desa tibang, alue naga, rukoh dan desa syiah kuala, serta kecamatan baiturrahman desa blower dan desa 1eusu jaya. parameter yang dikaji meliputi parameter fisik air (temperatur, tds dan kekeruhan), paremeter kimia air (ph, nitrit, amonia dan sulfat) dan parameter biologi (c~liform dan e.coli). kemudian hasil penelitian ini digabungkan dengan hasil penelitian terdahulu dari tahun 2006, 2007, 2008 2009 dan 2012 untuk melihat profil perubahan parameter tersebut. hasil kajian dari penelitian ini dengan metode indeks pencemaran (pi) menunjukan profil perubahan pencemaran dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2012, dimana makin lama menunjukan kecenderungan pencemarannya menurun. ini disebabkan oleh adanya pencucian secara alami baik dari faktor alam seperti adanya air hujan jaupun dari aktifitas buatan seperti adanya pengurasan sumur-sumur, perbaikan drainase maupun perubahan prilaku masyarakat. sedangkan hasil kajian dari penelitian ini dengan metode storet menunjukan bahwa untuk kawasan yang terkena dampak langsung bencana tsunami dan untuk kawasan yang tidak terkena dampak langsung bencana tsunami (kecamatan baiturahman desa neusu jaya), status mutu airnya di semua desa tersebut telah tercemar. kata kunci: air sumur, kualitas air, indeks pencemaan, storet.



Abstract



    SERVICES DESK