Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Catri Jintar, PROSPEK PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN BEBERAPA FAKTOR EKONOMI YANG MEMPENGARUHINYA DI PROPINSI RIAU. Banda Aceh Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi,2001

Penelitian ini menganalisis prospek pendapatan asli daerah dan beberapa faktor ekonomi yang mempengaruhinya di propinsi riau. tujuan penelitian ini untuk mengetahui beberapa faktor ekonomi dominan yang mempengaruhii pendapatan asli daerah seperti produk domestik regional bruto (pdrb ), pengeluaran pemerintah (g) dan kendaraan bermotor (kb) di propinsi riau. di samping itu penelitian mengestimasi prospek pad di masa yang akan datang dengan diberlakukannya uu.no.22 tahun i 999 tentang pemerintahan daerah dan uu no.25 tahun 1999 tentang perimbangan keuangan antara pusat dan daerah. ruang lingkup dari penelitian ini mencakup; prospek dan perkembangan pad dalam apbd serta, identifikasi beberapa faktor ekonomi yang rnernpengaruhinya. data sekunder digunakan dalam analisis, yang berbentuk data seri waktu (time series) selama 24 tahun (1976-1999). peralatan analisis dengan model linear regresi berganda (multiple regression) yang ditransformasikan ke dalam bentuk double log. fungsi pad diestimasi dengan menggunakan ordinary least square (ols) dengan program shazame versi 7,0, untuk melihat perkernbangan prospek pad pada rnasa yang akan datang atas dasar estimasi fungsi regresi. hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dari rnasing-rnasing faktor ekonomi; pdrb, g dan kb rnempunyai pengaruh yang nyata dan positif terhadap penerimaan pendapatan asli daerah. demikian juga yang dilakukan dengan pengujian secara serempak bahwa faktor ekonomi sebagai variabel bebas tersebut berpengaruh nyata terhadap pendapatan asli daerah di propinsi riau. kemudian melihat proyeksi pad atas dasar estimasi fungsi regresi, dimana perkiraan potensi pad menunjukkan hasil yang cukup mengembirakan. misalnya menjelang hingga tahun 2005 total potensi pad tersebut mencapai sekitar rp. 691.969,85 juta. angka ini cukup besar hampir 5 kali peningkatan dari total penerimaan pad tahun 1999 yaitu sebesar rp. 128.635, 74 juta. oleh karena itu, hal yang perlu diperhatikan di masa yang akan datang adalah perlu dioptimalkannya dan diberdayakannya surnber daya/ potensi daerah. demikian juga halnya dalam menetapkan sumber-sumber pendapatan asli daerah yang akan digunakan dalam pembiayaan rutin dan pembangunan, sehingga pelaksanaan otonomi daerah berjalan lancar dan diharapkan dapat pula mensejahterakan masyarakat di daerah ini.



Abstract



    SERVICES DESK