Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal sosial dan pemberdayaan masyarakat terhadap ketahanan usaha di kawasan ekonomi kota calang, kabupaten aceh jaya. penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kuantitatif, yaitu mengumpulkan data melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku usaha lokal. metode ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi faktual yang sedang berlangsung serta menguji hubungan antar variabel yang diteliti. hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial dan pemberdayaan masyarakat berpengaruh signifikan terhadap ketahanan usaha. modal sosial berupa jaringan sosial yang kuat antar pelaku usaha mendorong pertukaran informasi, kerja sama pemasaran, dan solidaritas dalam menghadapi tantangan usaha. kepercayaan sosial memperkuat hubungan bisnis informal, sementara norma-norma lokal seperti gotong royong dan nilai kebersamaan memperkuat kohesi sosial di lingkungan usaha. di sisi lain, pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan, akses terhadap lembaga keuangan, serta dukungan dari pemerintah daerah terbukti mampu meningkatkan kapasitas manajerial dan keberlangsungan usaha. kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi antara modal sosial yang kuat dan program pemberdayaan yang tepat dapat menciptakan ekosistem usaha yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. oleh karena itu, disarankan agar pemerintah dan pihak terkait terus memperkuat jaringan sosial dan memperluas program pemberdayaan untuk mendukung ketahanan ekonomi masyarakat di kawasan calang. kata kunci: ketahanan usaha, modal sosial, pemberdayaan masyarakat, ekonomi lokal, umkm
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KETAHANAN USAHA DI KAWASAN EKONOMI KOTA CALANG (STUDI MODAL SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT). Banda Aceh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala,2025
Baca Juga : THE EFFECT OF LOCAL OWN SOURCE REVENUE, LOCAL EXPENDITURE, AUDIT OPINION, AND SIZE OF LOCAL GOVERNMENT ON INTERNET FINANCIAL REPORTING DISCLOSURE IN INDONESIA (Arif Kurniawan, 2025)
Abstract
ABSTRACT This study aims to analyze the influence of social capital and community empowerment on business resilience in the economic area of Calang City, Aceh Jaya Regency. A descriptive approach with a quantitative method was used, where data were collected through questionnaires distributed to local entrepreneurs. This method aims to describe the ongoing situation and examine the relationships between the studied variables. The research findings indicate that both social capital and community empowerment significantly influence business resilience. Strong social networks among entrepreneurs foster information sharing, marketing collaboration, and solidarity in overcoming business challenges. Social trust strengthens informal business relationships, while local norms such as mutual cooperation and communal values enhance social cohesion in the business environment. Meanwhile, community empowerment through training, access to financial institutions, and support from the local government has improved managerial capacity and business sustainability. The study concludes that the combination of strong social capital and effective empowerment programs can foster a resilient, independent, and competitive business ecosystem. Therefore, it is recommended that the government and related stakeholders continue to strengthen social networks and expand community empowerment programs to support economic resilience in the Calang area. Keywords: Business resilience, social capital, community empowerment, local economy, MSMEs
Baca Juga : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI INDONESIA (MUKHSIN ZUHRI, 2018)