Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek interaksi antara pengendalian intern dan kualitas laporan keuangan terhadap terjadinya kecurangan (fraud). populasi penelitian ini sebanyak 90 aparatur dari 30 skpd (3 orang setiap skpd) yaitu : kepala dinas (pengguna anggaran), pejabat pelaksana teknis kegiatan (pptk), pejabat penatausahaan keuangan (ppk). metode yang digunakan dalam .penelitian mi adalah metode sensus, yaitu populasi yang terdiri dari kepala dinas/ kepala kantor/ kepala badan sebagai pengguna anggaran, pejabat pelaksana teknis kegiatan dan pejabat penatausahaan keuangan. hipotesis diuji dengan regresi linier berganda untuk mengukur pengaruh antara satu atau lebih dari satu variabel bebas terhadap variabel terikat. pendekatan ini untuk mengetahui hubungan antar sebuah variabel dependen dengan dua atau lebih variabel independen. hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) sistem pengendalian intern dan kualitas laporan keuangan secara simultan berpengaruh terhadap terjadinya kecurangan; (2) sistem pengendalian intern dan kualitas laporan keuangan mempunyai hubungan kuat dengan terjadinya kecurangan hal ini dikarenakan persentase yang melebihi 50% atau mendekati 100%. semakin baik sistem pengendalian intern diterapkan pada tiap skpd dan laporan keuangan yang dihasilkan berkualiatas maka kecurangan dapat diminimalkan. penerapan sistem pengendalian intern yang tepat dan berkesinambungan akan mencegah terjadinya kecurangan dalam hal pengelolaan keuangan daerah kabupaten pidie kata kunci : sistem pengendalian intern, kualitas laporan keuangan dan kecurangan (fraud).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH KUALITAS LAPORAN KEUANGAN TERHADAP HUBUNGAN ANTARA SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN TERJADINYA KECURANGAN (FRAUD) (STUDI EMPIRIS PADA SKPD PEMERINTAH KABUPATEN PIDIE). Banda Aceh Program Studi Magister Akuntansi,2011
Baca Juga : PENGARUH PENGELOLAAN ASET, PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN, DAN PERAN INTERNAL AUDIT TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN (STUDI PADA PEJABAT PEMERINTAH ACEH) (Yulidar, 2025)