Peranan hutan secara langsung (tangible) dapat sebagai sumber bahan baku kayu serta berbagai keanekaragaman hayati lainnya yang memiliki manfaat besar bagi manusia. sementara peranan hutan secara tidak langsung (intangible) dapat sebagai penyedia udara (oxygen), pengatur tata air, penyerap karbondioksida, serta berbagai jasa lingkungan lainnya. kebijakan pengelolaan hutan aceh untuk mendukung fungsi ekologi, ekonomi dan sosial. tujuan penelitian untuk mendeskripsikan dan menganalisis kebijakan pengelolaan hutan lindung di kecamatan kota jantho kabupaten aceh besar ditinjau dari segi ekologi, ekonomi dan sosial serta teknologi, dan mengindentifikasi berbagai faktor kebijakan pengelolaan hutan lindung dan menyusun model kebijakan pengelolaan hutan lindung berkelanjutan di aceh menggunakan pendekatan lembaga adat aceh. metode penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan memadukan kuantitatif. hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan hutan lindung di kecamatan kota jantho harus mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan memperhatikan aspek ekologi, ekonomi, sosial, dan teknologi. kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta sangat penting dalam mencapai tujuan tersebut, sehingga hutan lindung dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi semua pihak. kebijakan pengelolaan hutan lindung di kecamatan kota jantho, kabupaten aceh besar, harus mengintegrasikan berbagai faktor tersebut dengan pendekatan yang holistik. penyelarasan antara aspek ekologi, ekonomi, sosial, dan kelembagaan akan mendukung tercapainya pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi semua pihak, terutama masyarakat setempat. model kebijakan pengelolaan hutan lindung berkelanjutan di aceh menggunakan pendekatan lembaga adat aceh menekankan pentingnya kearifan lokal, partisipasi masyarakat, dan integrasi antara aturan adat dan regulasi formal. kata kunci: kebijakan, hutan lindung, keberlanjutan, kearifan lokal
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
DISSERTATION
ANALISIS KEBIJAKAN PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG SECARA BERKELANJUTAN DI ACEHRN(STUDI KASUS DI KECAMATAN KOTA JANTHO, KABUPATEN ACEH BESAR). Banda Aceh Fakultas Pasca Sarjana,2025
Baca Juga : PERAN BAGIAN KESATUAN PENGELOLA HUTAN DALAM MENCEGAH LAJU KERUSAKAN HUTAN LINDUNG DI KRUENG LAMBEUSOE KABUPATEN ACEH JAYA (YUDHISTIRA WIBOWO Y, 2020)
Abstract
other biodiversity that has great benefits for humans. While the indirect (intangible) role of forests can be as a provider of air (oxygen), water management, carbon dioxide absorber, and various other environmental services. Aceh's forest management policy supports ecological, economic and social functions. The research aims to describe and analyse protected forest management policies in Kota Jantho Sub-district, Aceh Besar District in terms of ecology, economy and social and technology, and identify various factors of protected forest management policies and develop a policy model for sustainable protected forest management in Aceh using the Aceh customary institution approach. The research method was conducted through a qualitative approach by combining quantitative. The results showed that protected forest management policies in Kota Jantho District must prioritise the principle of sustainability by taking into account ecological, economic, social and technological aspects. Collaboration between the government, the community and the private sector is very important in achieving these goals, so that protected forests can provide long-term benefits for all parties. Protected forest management policies in Kota Jantho Sub-district, Aceh Besar District, must integrate these factors with a holistic approach. Alignment between ecological, economic, social and institutional aspects will support the achievement of sustainable forest management that benefits all parties, especially the local community. The policy model for sustainable protected forest management in Aceh using the Aceh customary institution approach emphasises the importance of local wisdom, community participation, and integration between customary rules and formal regulations. Keywords: Policy, Protected Forest, Sustainability, Local Wisdom
Baca Juga : PENILAIAN KESEHATAN POHON PADA HUTAN ALAM MENGGUNAKAN METODE FOREST HEALTH MONITORING DI DESA KARANG AMPAR, ACEH TENGAH (ADE PUTRA, 2025)