Sinta fitria aini 2105104010034 pengaruh penggunaan ekstrak daun teh hijau (camellia sinensis) dalam pengencer sitrat kuning telur terhadap kualita spermatozoa sapi aceh yang disimpan pada suhu 4ºc. di bawah bimbingan ibu cut intan novita sebagai pembimbing utama dan ibu elmy mariana sebagai pembimbing anggota. ringkasan sapi aceh merupakan plasma nutfah lokal dengan keunggulan adaptasi lingkungan ekstrem dan daya tahan penyakit, namun peningkatan kualitas dan populasi masih diperlukan melalui inseminasi buatan (ib). keberhasilan ib dipengaruhi kualitas semen yang dijaga dengan pengencer, seperti sitrat kuning telur yang mengandung lipoprotein, lesitin, dan karbohidrat untuk melindungi spermatozoa dari cold shock. penambahan antioksidan alami seperti ekstrak teh hijau (camellia sinensis), kaya katekin dan epigalokatekin galat (egcg), efektif menangkal radikal bebas dan menjaga integritas membran spermatozoa. penelitian sebelumnya menunjukkan ekstrak teh hijau mampu meningkatkan motilitas dan viabilitas spermatozoa, namun penggunaannya dalam pengencer sitrat kuning telur untuk semen sapi aceh belum banyak diteliti. penelitian ini penting untuk mengevaluasi pengaruh ekstrak teh hijau sebagai antioksidan alami terhadap kualitas spermatozoa selama penyimpanan dingin. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak teh hijau dalam pengencer sitrat kuning telur terhadap kualitas spermatozoa sapi aceh pada penyimpanan suhu 4°c, serta untuk menentukan konsentrasi ekstrak teh hijau yang paling efektif dalam mempertahankan kualitas terbaik. penelitian ini dilaksanakan di bib saree, aceh besar untuk menguji kualitas spermatozoa dan laboratorium farmakologi, fakultas kedokteran hewan untuk pembuatan ekstrak daun teh hijau. rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (ral) yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu penambahan konsentrasi ekstrak daun teh hijau sebanyak 0% (p1), 0,05% (p2), 0,10% (p3), 0,15% (p4). parameter penelitian adalah motilitas progresif dan viabilitas spermatozoa sapi aceh. data yang diperoleh dianalisis dengan analysis of variance (anova) dan jika terdapat perbedaan dilakukan uji jarak berganda duncan. hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun teh hijau dengan konsentrasi yang berbeda pada bahan pengencer sitrat kuning tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap motilitas dan abnormalitas spermatozoa pada saat setelah pengenceran, namun berpengaruh nyata (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN TEH HIJAU (CAMELLIA SINENSIS) DALAM PENGENCER SITRAT KUNING TELUR TERHADAP KUALITA SPERMATOZOA SAPI ACEH YANG DISIMPAN PADA SUHU 4ºC. Banda Aceh ,2025
Baca Juga : PERBANDINGAN VIABILITAS SPERMATOZOA SAPI ACEH PASCA PEMBEKUAN MENGGUNAKAN PENGENCER SITRAT KUNING TELUR AYAM, KUNING TELUR ITIK DAN KUNING TELUR ENTOK (HAQNUL RISHED, 2023)
Abstract
Sinta Fitria Aini 2105104010034 The Effect of Using Green Tea Leaf Extract (Camellia sinensis) in Egg Yolk Citrate Diluent on the Quality of Aceh Cattle Sperm Stored at 4ºC. Under the guidance of Mrs. Cut Intan Novita as the main supervisor and Mrs. Elmy Mariana as the member supervisor. SUMMARY Aceh cattle are local germplasm with the advantage of adapting to extreme environments and disease resistance, but increasing quality and population is still needed through artificial insemination (AI). The success of AI is influenced by the quality of semen maintained with diluents, such as egg yolk citrate containing lipoprotein, lecithin, and carbohydrates to protect spermatozoa from cold shock. The addition of natural antioxidants such as green tea extract (Camellia sinensis), rich in catechins and epigallocatechin gallate (EGCG), is effective in warding off free radicals and maintaining the integrity of spermatozoa membranes. Previous studies have shown that green tea extract can increase spermatozoa motility and viability, but its use in egg yolk citrate diluent for Aceh cattle semen has not been widely studied. This study is important to evaluate the effect of green tea extract as a natural antioxidant on spermatozoa quality during cold storage. The purpose of this study was to determine the effect of adding green tea extract in egg yolk citrate diluent on the quality of Aceh cattle spermatozoa during storage at 4°C, and to determine the most effective concentration of green tea extract in maintaining the best quality. This study was conducted at BIB Saree, Aceh Besar to test spermatozoa quality and the Pharmacology Laboratory, Faculty of Veterinary Medicine for the production of green tea leaf extract. The study design used was a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments, namely the addition of green tea leaf extract concentrations of 0% (P1), 0.05% (P2), 0.10% (P3), 0.15% (P4). The research parameters were progressive motility and viability of Aceh cattle spermatozoa. The data obtained were analyzed by analysis of variance (ANOVA) and if there were differences, Duncan's Multiple Range test was performed. The results showed that the addition of green tea leaf extract with different concentrations to the yellow citrate diluent had no significant effect (P>0.05) on spermatozoa motility and abnormalities after dilution, but had a significant effect (P