Kecanduan gadget merupakan salah satu dampak negatif dari kemajuan teknologi yang kian marak terjadi, terutama di kalangan remaja. ketergantungan terhadap perangkat seperti smartphone dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah kemampuan interaksi sosial. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecanduan gadget dan kemampuan interaksi sosial pada remaja tahap awal di kota banda aceh. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 124 responden berusia 10–14 tahun. teori yang digunakan adalah uses and effects theory yang menekankan bahwa penggunaan media akan menimbulkan dampak tertentu terhadap perilaku pengguna. instrumen yang digunakan telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan nilai cronbach’s alpha sebesar 0,957 untuk variabel kecanduan gadget dan 0,891 untuk kemampuan interaksi sosial, yang menunjukkan bahwa instrumen sangat andal. hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kecanduan gadget dengan kemampuan interaksi sosial, dengan nilai signifikansi (2tailed) sebesar 0,016 dan koefisien korelasi pearson sebesar 0,216, yang menunjukkan adanya hubungan korelasi lemah namun bermakna secara statistik. sebanyak 60 responden (48,38%) teridentifikasi mengalami kecanduan gadget pada tingkat rendah, sedangkan 83 responden (66,93%) tetap menunjukkan kemampuan interaksi sosial yang baik. sehingga disimpulkan bahwa semakin rendah kecanduan gadget maka semakin tinggi kemampuan interaksi sosial seseorang, sebaliknya semakin tinggi kecanduan gadget maka akan semakin rendah kemampuan interaksi seseorang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN KECANDUAN GADGET TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh ,2025
Baca Juga : HUBUNGAN KEBERFUNGSIAN KELUARGA DENGAN KECANDUAN GADGET PADA REMAJA DI MAN KABUPATEN PIDIE (Ayi Maisarah, 2023)
Abstract
Gadget addiction is one of the negative impacts of rapid technological advancement, particularly prevalent among adolescents. Dependence on devices such as smartphones can influence various aspects of life, including social interaction abilities. This study aims to examine the relationship between gadget addiction and social interaction skills among early adolescents in Banda Aceh. A quantitative approach was used with a survey method involving 124 respondents aged 10–14 years. The study employed the Uses and Effects Theory, which posits that media usage produces specific behavioral effects on users. The instruments used in the study were tested for validity and reliability, resulting in a Cronbach’s Alpha of 0.957 for gadget addiction and 0.891 for social interaction, indicating strong reliability. The results showed a significant relationship between gadget addiction and social interaction skills, with a Pearson correlation significance (2-tailed) value of 0.016 and a correlation coefficient of 0.216, indicating a weak but statistically meaningful correlation. A total of 60 respondents (48.38%) were identified as having low levels of gadget addiction, while 83 respondents (66.93%) still demonstrated good social interaction skills. It can be concluded that the lower the gadget addiction, the higher a person's social interaction ability; conversely, the higher the gadget addiction, the lower the person's social interaction ability.
Baca Juga : PENGARUH KECANDUAN MEDIA SOSIAL DAN INTERAKSI SOSIAL TERHADAP GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL REMAJA KOTA BANDA ACEH (Firzi Fashan, 2023)