Ultisol adalah ordo tanah yang memiliki potensi besar untuk pengembangan lahan pertanian. di indonesia ultisol menempati areal yang sangat luas yaitu sekitar 45,8 juta hektar yang meliputi 25% dari luas daratan indonesia. permasalahan dari tanah ultisol diantaranya adalah rendahnya kandungan bahan organik, ph, kapasitas tukar kation (ktk), unsur hara serta mempunyai potensi yang tinggi akan keracunan aluminium. penelitian ini bertujuan untuk mengtahui pengaruh kompos tandan kosong kelapa sawit terhadap sifat kimia tanah ultisol. upaya dalam mengurangi limbah padat kelapa sawit yaitu dengan cara memanfaatkan limbah padat dari kelapa sawit sebagai kompos. tandan kosong ini dapat digunakan secara langsung yaitu menggunakan tandan kosong sebagai mulsa, sedangkan penggunaan secara tidak langsung langkah pertama yang harus dilakukan yaitu melalui proses pengomposan sebelum digunakan sebagi pupuk organik. penelitian ini menggunakan metode rak (rancangan acak kelompok) non faktorial, dengan lima perlakuan dan empat ulangan sehingga diproleh sebanyak 20 percobaan. penelitian ini menggunakan bahan organik yaitu tandan kompos kelapa sawit k0 (tkks 0 ton ha-1), k1 (tkks 10 ton ha-1), k2 (tkks 20 ton ha-1), k3 (tkks 30 ton ha-1), dan k4 (tkks 40 ton ha-1). tanah yang telah diberi perlakuan diinkubasi selama 50 hari dan dilakukan penyiraman secara rutin 3 hari sekali sesuai dengan kondisi kapasitas lapang bahan tanah. sampel tanah diambil sebanyak 2 kg polybag-1 setelah 50 hari masa inkubasi kemudian dilakukan analisis sifat kimia tanahnya di laboratorium. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit berpengaruh sangat nyata terhadap peningkatan k-dd serta berpengaruh nyata terhadap ph. tandan kosong kelapa sawit tidak berpengaruh nyata terhadap c-organik tanah, n-total tanah dan p-tersdia tanah.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH ULTISOL. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2025
Baca Juga : PENGARUH PEMBERIAN BOKASHI LIMBAH KELAPA SAWIT PADA ULTISOL DAN TANAH SALIN TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH DAN SERAPAN HARA TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) (Arief Wibowo, 2024)
Abstract
Ultisol is a soil order with significant potential for agricultural land development. In Indonesia, Ultisol occupies a vast area of approximately 45.8 million hectares, accounting for about 25% of the country’s land area. However, Ultisol soils face several issues, including low levels of organic matter, pH, cation exchange capacity (CEC), and nutrients, as well as a high potential for aluminum toxicity. This study aims to investigate the effect of oil palm empty fruit bunch (EFB) compost on the chemical properties of Ultisol soil. Efforts to reduce solid waste from oil palm involve utilizing oil palm solid waste as compost. Empty fruit bunches can be used directly as mulch, while indirect usage requires composting the material before application as organic fertilizer. This study used a non-factorial randomized block design (RBD), with five treatments and four replications, resulting in a total of 20 experimental units. The organic material used was oil palm EFB compost with the following treatments: K0 (EFB compost 0 tons ha⁻¹), K1 (10 tons ha⁻¹), K2 (20 tons ha⁻¹), K3 (30 tons ha⁻¹), and K4 (40 tons ha⁻¹). The treated soil was incubated for 50 days with regular watering every three days to maintain field capacity. Soil samples of 2 kg per polybag were taken after the 50-day incubation period for chemical analysis in the laboratory. The results of the study showed that the application of oil palm EFB compost had a highly significant effect on increasing exchangeable K (K-dd) and a significant effect on soil pH. However, it had no significant effect on soil organic carbon (C-organic), total nitrogen (N-total), and available phosphorus (P-available).
Baca Juga : ANALISIS SIFAT FISIK DAN MEKANIK PAPAN PARTIKEL TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN PEREKAT UREA FORMALDEHIDA (Muhammad Havist Rihanda, 2023)