Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perilaku geser balok beton ringan busa menggunakan pasir pozzolan sebagai bahan pengisi. pengujian ini dilaksanakan di laboratorium konstruksi dan bahan bangunan (lkbb) fakultas teknik universitas syiah kuala. pada penelitian ini diuji 3 buah balok beton ringan busa berukuran 15 x 30 x 220 cm yang direncanakan mengalami gagal geser. hal ini dilakukan dengan memperkuat kapasitas lentur. variabel yang diteliti adalah variasi jarak sengkang; 20 cm, 25 cm dan tanpa sengkang. baik untuk tulangan utama maupun tulangan sengkang digunakan tulangan ulir. mutu leleh baja yang digunakan untuk tulangan pokok yaitu 415,3 mpa dan 359,s mpa untuk tulangan sengkang. diameter tulangan tekan digunakan 2 diameter 12,6 mm dan 4 diameter 15,6 mm untuk tulangan tarik, sedangkan tulangan sengkang digunakan diameter 7,6 mm. pasir pozzolan yang digunakan didatangkan dari krueng raya kecamatan mesjid raya. agregat pasir pozzolan yang digunakan yang lolos saringan # 4,76 mm. selain perilaku geser, juga dipelajari pola retak yang terjadi pada balok beton ringan busa. hasil pengujian dibandingkan dengan balok beton konvensional. hasil penelitian menunjukkan nilai kapasitas geser balok untuk masing-masing variasi jarak tulangan sengkang adalah, untuk balok dengan jarak sengkang 20 cm, kapasitas gesemya = 71,5615 kn; balok dengan jarak sengkang 25 cm, kapasitas gesernya = 63,4626 kn; untuk balok beton busa tanpa sengkang, kapasitas gesernya = 31,0673 kn. sedangkan untuk balok beton konvensional denganjarak sengkang 25 cm, kapasitas gesemya = 74,2019 kn. kata kunci : balok beton ringan busa, pasir pozzolan, perilaku geser, pola retak, kapasitas geser.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS PERILAKU GESER BALOK BETON RINGAN BUSA BERTULANG DENGAN AGREGAT PASIR POZZOLAN ALAMI. Banda Aceh Prog. Studi Magister Teknik Sipil,2011
Baca Juga : PERILAKU GESER BALOK BETON BUSA BERTULANG MENGGUNAKAN BONGKAHAN CANGKANG SAWIT (Medi Arjuna, 2025)
Abstract
Baca Juga : PENGARUH PENGGUNAAN 50% LIMBAH BETON DAN 50% BATU ALAM TERHADAP KAPASITAS GESER BALOK (Firas Rafiqul Ikhwan, 2024)