Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
Fikriah, ANALISIS PERUBAHAN TERMS OF TRADE TERHADAP PENYESUAIAN NILAI TUKAR RIIL PERDAGANGAN INDONESIA. Banda Aceh Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi,1998

Tesis ini berjudul analisis perubahan terms of trade terhadap penye­ suaian nilai tukar riil perdagangan indonesia. adapun kegunaan analisis bertujuan untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang perubahan terms of trade sebagai akibat adanya goncangan eksternal dari sisi komoditi ekspor, serta bagaimana penyesuaiannya dengan nilai tukar riil untuk meningkatkan ekspor komoditi dan keseimbangan neraca perdagangan indonesia. model yang digunakan dalam tulisan ini adalah yang dikembangkan oleh spencer ( 1983) yang merupakan model penyesuaian nilai tukar riil apabila terjadi perubahan pada dasar tukar (terms of trade). inti model ini mengacu pada pendekatan elastisitas harga ekspor dan impor yang memainkan peranan dalam menentukan besarnya penyesuaian tersebut disamping nilai parameter konstan lainnya, seperti rata-rata proporsi ekspor terhadap gdp, rata-rata proporsi impor terhadap gdp dan rata-rata proporsi transaksi berjalan terhadap gnp. elastisitas tersebut diperoleh dari estimasi fungsi regressi penawaran ekspor, impor dan permintaan ekspor,impor dimana variabel harga sebagai variabel endogen. data diambil dari data sekunder, untuk ekspor dan impor berdasarkan klasifikasi komoditi sitc (standard international trade clasifica­ tion) yang dipecah dalam komoditi primer, manufaktur dan migas. hasil penelitian menunjukkan, estimasi regressi cukup baik, seperti ter­ cermin banyak parameter yang signifikan dan sesuai tanda. penawaran ekspor indonesia elastis terhadap perubahan harga, demikian pula pada kapasitas produksi ekspor, dimana perubahan relatif pada kapasitas produksi dapat meninkatkan penawaran ekspor. elastisitas harga permintaan impor juga menun­ jukkan elastisitas yang elastis negatif, dimana perubahan relatif pada harga dapat menurunkan permintaan impor, terutama untuk komoditi manufaktur dan primer. elastisitas pendapatan impor juga menunjukkan nilai yang elastis, teru­ tama untuk komoditi primer dan manufaktur, kedua komoditi ini cenderung menunjukkan angka elastisitas yang besar dibanding komoditi migas. ini men­ cerminkan ketergantungan impor indonesia masih tinggi pada kedua komoditi ini. penerimaan devisa dan cadangan devisa masih memperlihatkan angka yang cukup berperan pada permintaan impor, dari temuan angka-angka tersebut menunjukkan bahwa perdagangan internasional cukup memberi sumbangan yang positif dalam pertumbuhan ekonomi indonesia, ini berarti pertumbuhan ekonomi mendukung perdagangan bebas. indeks harga ekspor dan indeks harga impor menunjukkan perkembangan yang proposionil, sehingga tercermin pada nilai terms of tradenya ketiga komoditi menunjukkan perkembangan yang baik dalam periode analisis. perubahan pada terms of trade satu persen harus diimbangi dengan perubahan nilai tukar riil sebesar 1,84 persen untuk menjaga keseimbangan neraca perdagangan. jika dilihat pada devaluasi yang dilakukan pemerintah pada tahun 1986, dibanding dengan terjadinya perubahan pada terms of trade, nilai tukar riil mengalami over-valued pada komoditi manufaktur, sedang pada komoditi primer dan migas mengalami under-valued, akan tetapi perubahan­ perubahan tersebut masih dalam batas-batas keseimbangan ekonomi.



Abstract



    SERVICES DESK