Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
ARFI DZUHRI PRATAMA, ANALISIS PENERAPAN EKONOMI SIRKULAR TERHADAP KEBERLANJUTAN PARIWISATA DI PANTAI TEBING LAMPUUK, KECAMATAN LHOKNGA, ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2025

Pariwisata berperan signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di indonesia. akan tetapi, sektor ini juga turut berkontribusi pada degradasi lingkungan. dengan adanya ekonomi sirkular diharapkan dapat menyelesaikan masalah ini. ekonomi sirkular merupakan bentuk efisiensi dari sumber daya yang telah digunakan. dalam hal ini pengelolaan sampah merupakan sebagai salah satu bentuk penerapan ekonomi sirkular. sampah yang dikelola bertujuan untuk mengurangi populasi limbah serta memanfaatkan nya untuk dijadikan sumber daya yang lain. pengelolaan sampah yang dilakukan oleh basagemil dapat diteliti untuk melihat kesesuaian pengelolaan terhadap prinsip-prinsip ekonomi sirkular yang dilakukan. sebelum adanya basagemil, sampah di pantai tebing lampuuk sangat banyak dan tidak ada proses pengelolaan sampah. namun dengan adanya basagemil, sampah yang dihasilkan di pantai tebing lampuuk disalurkan kepada bank sampah untuk dikelola lebih lanjut. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan ekonomi sirkular terhadap kemajuan pariwisata berkelanjutan di pantai tebing lampuuk, kecamatan lhoknga, aceh besar, serta untuk mengetahui dampak penerapan ekonomi sirkular pada aspek lingkungan, sosial dan ekonomi. pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus dan didukung oleh alat bantu analisis nvivo 12 plus. fokus utama penelitian ini adalah pada pengelolaan sampah yang dilakukan oleh bank sampah generasi anak milenial (basagemil) dan peran badan usaha milik desa (bumdes) maju jaya, serta partisipasi masyarakat dan wisatawan dalam penerapan ekonomi sirkular. hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ekonomi sirkular telah memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan melalui pengurangan sampah dan peningkatan kebersihan kawasan wisata. secara sosial, partisipasi masyarakat mulai terbentuk meskipun masih bersifat momentum, dan dari sisi ekonomi terdapat peningkatan pendapatan melalui penjualan hasil daur ulang. temuan ini menunjukkan bahwa ekonomi sirkular dapat menjadi pendekatan strategis dalam mendukung keberlanjutan pariwisata.



Abstract

Tourism plays a significant role in driving economic growth in Indonesia. However, this sector also contributes to environmental degradation. The concept of a circular economy is expected to address this issue. A circular economy emphasizes efficiency in the use of resources that have already been consumed. In this context, waste management becomes one form of implementing a circular economy. Waste management aims to reduce the volume of waste and utilize it as an alternative resource. The waste management efforts carried out by BASAGEMIL can be examined to assess their alignment with the principles of a circular economy. Before the establishment of BASAGEMIL, Pantai Tebing Lampuuk faced a large accumulation of unmanaged waste. However, with the presence of BASAGEMIL, waste generated in Pantai Tebing Lampuuk is now channeled to a waste bank for further processing. This study aims to analyze the implementation of a circular economy in promoting sustainable tourism at Pantai Tebing Lampuuk, Lhoknga Subdistrict, Aceh Besar. It also seeks to identify the impacts of a circular economy on environmental, social, and economic aspects. A qualitative approach with a case study method was employed, supported by NVivo 12 Plus software as an analytical tool. The research focuses on waste management conducted by the Bank Sampah Generasi Anak Milenial (BASAGEMIL), the role of the village-owned enterprise (BUMDes) Maju Jaya, as well as community and tourist participation in applying circular economy principles. The findings indicate that the implementation of a circular economy has had a significant impact on the environment by reducing waste and improving the cleanliness of the tourist area. Socially, community participation has begun to emerge, although it remains sporadic, and economically, there has been an increase in income through the sale of recycled products. These findings demonstrate that the circular economy can serve as a strategic approach to supporting sustainable tourism.



    SERVICES DESK