Identifikasi struktur dan perlapisan sedimen bawah permukaan di kawasan pantai syiah kuala, banda aceh, dilakukan menggunakan metode ground penetrating radar (gpr). metode ini dipilih karena mampu menghasilkan resolusi tinggi untuk penyelidikan geologi dangkal. akuisisi data dilakukan pada tiga lintasan tegak lurus garis pantai dan satu lintasan sejajar pantai menggunakan antena frekuensi 80 mhz. proses pengolahan data mencakup koreksi statis, dewow, background removal, agc-gain, analisis kecepatan hiperbola, serta fk-migration dengan bantuan perangkat lunak gprpy. hasil radargram menunjukkan pola refleksi yang beragam seperti paralel, bergelombang (wavy), miring (oblique), sigmoid, chaotic, dan tanpa refleksi (reflection-free), yang mencerminkan perbedaan karakteristik litologi sedimen seperti pasir, lanau, dan kerikil. kedalaman penetrasi gelombang berkisar hingga 20 meter, tergantung jenis material dan kadar kelembaban. temuan ini menggambarkan proses sedimentasi kompleks, termasuk pengaruh pasang surut dan sedimen jenuh air laut dengan konduktivitas tinggi. penelitian ini memberikan informasi penting yang dapat dimanfaatkan dalam perencanaan pengelolaan wilayah pesisir, mitigasi abrasi, serta pengembangan kawasan wisata dan ekonomi berbasis pantai.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
APLIKASI METODE GROUND PENETRATING RADAR (GPR) UNTUK IDENTIFIKASI LAPISAN SEDIMEN DI PANTAI SYIAH KUALA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas MIPA Fisika,2025
Baca Juga : PENENTUAN PERLAPISAN SEDIMEN DI DESA LAMGEU EU BERDASARKAN GELOMBANG GEORADAR (Irfa Rizky Fajarni, 2015)
Abstract
The subsurface structure and sedimentary layering at Syiah Kuala Beach, Banda Aceh, were investigated using the Ground Penetrating Radar (GPR) method. This method was selected for its ability to produce high-resolution data suitable for shallow geological investigations. Data acquisition was carried out along three survey lines perpendicular to the shoreline and one parallel line using an 80 MHz antenna. Data processing included static correction, dewow, background removal, AGC-Gain, hyperbola velocity analysis, and fk-migration using GPRPy software. The resulting radargrams displayed various reflection patterns such as parallel, wavy, oblique, sigmoid, chaotic, and reflection-free, indicating diverse lithological characteristics of sediments such as sand, silt, and gravel. Wave penetration depth reached up to 20 meters, depending on material type and moisture content. The findings reflect complex sedimentation processes, including tidal influences and highly conductive, seawater-saturated sediments. This research provides valuable insights that can be used for coastal zone management, abrasion mitigation, and the development of beach-based tourism and economic areas.