Tanaman padi (oryza sativa) merupakan sektor pertanian yang memiliki peran penting kehidupan dalam kehidupan masyarakat indonesia, yang mana mencapai angka 90% penduduk indonesia mengkonsumsi padi yang menunjukkan perannya yang sangat krusial dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok dan menjaga ketahanan pangan nasional. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat keberdayaan masyarakat petani padi di kecamatan ingin jaya, kabupaten aceh besar. analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif menggunakan fenemona kualitatif dan pengambilan sampel ditentukan dengan mengambil 25% dari total jumlah populasi dengan menggunakan purposive sampling sehingga didapati total sampel yaitu sebanyak 84 petani. data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan model evaluasi fujikake dengan menggunakan 12 indikator yang dimiliki serta grafik piramida untuk mengukur tingkat keberdayaan masyarakat petani padi. hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar variabel berada pada kategori “cukup” menandakan adanya perbaikan namun belum optimal. misalnya variabel kreativitas, kemampuan negosiasi, dan kemampuan pengambilan keputusan. kemampuan masyarakat disana cenderung sama yaitu berfokus pada kemampuan bertani saja, partisipasi petani dalam tahap perencanaan dan evaluasi masi rendah, begitu pula kemampuan menyampaikan ide secara sistematis. kata kunci: keberdayaan, tingkat, petani padi, model fujikake, aceh besar
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS TINGKAT KEBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI PADI DENGAN MODEL FUJIKAKE DI KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2025
Baca Juga : ANALISIS PEMASARAN BERAS DAN PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Devi Susanti, 2020)
Abstract
Rice (Oryza sativa) is an agricultural commodity that plays a crucial role in the lives of the Indonesian people, with approximately 90% of the population consuming rice. This highlights its vital function in fulfilling staple food needs and maintaining national food security. This study aims to identify the level of empowerment among rice farmers in Ingin Jaya Subdistrict, Aceh Besar Regency. The data analysis in this study uses a quantitative approach supported by qualitative phenomena, with a sample size determined by taking 25% of the total population using purposive sampling, resulting in a total of 84 farmers as respondents. Data were collected through interviews and questionnaires, and analyzed using the Fujikake evaluation model, which includes 12 indicators and a pyramid graph to measure the level of farmer empowerment. The results show that most variables fall into the “moderate” category, indicating some improvement but not yet optimal. For example, variables such as creativity, negotiation skills, and decision-making ability remain weak. The community’s capabilities tend to be similar, primarily focused on farming activities. Farmers’ participation in planning and evaluation stages remains low, as does their ability to systematically express ideas. Keywords: Empowerment, Level, Rice Farming, Fujikake Model, Aceh Besar
Baca Juga : PERBANDINGAN KONTRIBUSI USAHA TANI PADI DAN KEDELAI TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA (Syarifah Urza, 2020)