Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Dwi Alfarizi Gutama, KARAKTERISTIK RUMAH VERNAKULAR TEPI SUNGAI DI DESA TELUK RUMBIA, KABUPATEN ACEH SINGKIL. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025

Abstrak penelitian ini membahas karakteristik rumah vernakular tepi sungai di desa teluk rumbia, kabupaten aceh singkil, yang merupakan bagian dari kawasan permukiman tradisional di wilayah pesisir dan bantaran sungai. fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis elemen-elemen arsitektural rumah vernakular yang mencerminkan adaptasi masyarakat terhadap lingkungan alam dan sosialnya. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui observasi langsung, dokumentasi visual, dan wawancara dengan masyarakat lokal. data yang diperoleh dianalisis berdasarkan teori arsitektur vernakular, dengan penekanan pada bentuk, fungsi, struktur bangunan, serta aspek ruang dan orientasi terhadap sungai. hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah vernakular di desa teluk rumbia memiliki karakteristik khas, antara lain bentuk rumah panggung, penggunaan material lokal seperti kayu keras, serta pola ruang yang terbuka dan fleksibel. keberadaan elemen transisi seperti teras, tangga, dan kolong rumah memainkan peran penting sebagai penyesuaian terhadap kondisi geografis dan iklim tropis lembap. pola orientasi rumah yang menghadap sungai juga mencerminkan hubungan erat masyarakat dengan aliran sungai sebagai sumber kehidupan dan jalur transportasi. penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman lebih dalam mengenai pentingnya pelestarian nilai-nilai lokal dalam arsitektur, serta relevansi pendekatan vernakular dalam perancangan permukiman yang berkelanjutan dan responsif terhadap lingkungan. kata kunci: arsitektur vernakular, rumah tepi sungai, teluk rumbia, karakteristik rumah, adaptasi lingkungan.



Abstract

ABSTRACT This study explores the characteristics of vernacular riverside houses in Teluk Rumbia Village, Aceh Singkil Regency, which are part of a traditional settlement area located along coastal and riverbank zones. The main focus of the research is to identify and analyze architectural elements of vernacular houses that reflect the community’s adaptation to both natural and social environments. A qualitative approach was employed using a case study method, involving direct observation, visual documentation, and interviews with local residents. The data collected were analyzed based on vernacular architecture theory, with an emphasis on form, function, building structure, spatial arrangement, and orientation toward the river. The findings reveal that the vernacular houses in Teluk Rumbia exhibit distinct characteristics, including stilted house forms, the use of local hardwood materials, and open, flexible spatial layouts. Transitional elements such as terraces, staircases, and underfloor spaces play a crucial role in adapting to the area’s geographical and humid tropical conditions. The orientation of houses facing the river also illustrates the strong connection between the community and the river as a vital source of livelihood and transportation. This study contributes to a deeper understanding of the importance of preserving local architectural values and highlights the relevance of vernacular approaches in designing sustainable and environmentally responsive settlements. Keywords: Vernacular Architecture, Riverside Housing, Teluk Rumbia, House Characteristics, Environmental Adaptation.



    SERVICES DESK