Kata-kata kunci : metode pembelajaran, penumbuhan kompetensi, menulis puisi. pengajaran sastra di lembaga formal dari hari ke hari semakin sarat dengan berbagai persoalan. keluhan-keluhan para guru, subjek didik, dan sastrawan tentang rendahnya tingkat apresiasi sastra selama ini menjadi bukti konkret adanya sesuatu yang tidak beres dalam pembelajaran sastra di lembaga formal. penelitian ini berkenaan dengan masalah (1) metode apa yang diterapkan oleh guru sma di nagan raya dalam pembelajaran menulis puisi? (2) bagaimana penerapan metode tersebut di kelas? (3) apakah penerapan metode tersebut sesuai dengan rpp? (4) bagaimana model evaluasi pembelajaran untuk mengetahui kompetensi siswa menulis puisi? untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini dirancang dengan rancangan kualitatif serta dilakukan pada guru bidang studi bahasa indonesia kelas x tingkat sma di nagan raya yaitu sma negeri 2 kuala, sma negeri 1 beutong dan sma negeri 1 seunagan. teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. instrumen penelitian adalah peneliti sendiri sebagai instrumen kunci dan menggunakan lembar observasi sebagai pedoman observasi dan lembar wawancara sebagai pedoman untuk melengkapi data observasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) metode yang diterapkan oleh guru bahasa indonesia di nagan raya dalam pembelajaran menulis puisi adalah metode ceramah, tanya jawab, diskusi, dan demonstrasi; (2) penerapan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, dan demonstrasi ini tidak semuanya berhasil membuat siswa merasa tertarik dan dari empat metode ini yang banyak digunakan adalah metode ceramah; (3) tiga orang guru dari tiga sekolah yang dilakukan penelitian hanya satu orang guru yang menggunakan rpp sedangkan dua orang guru tidak menggunakan rpp. kesesuaian penerapan metode dengan rpp yang telah disusun ini pada satu sekolah yang menyediakan rpp terdapat beberapa kegiatan inti yang tidak dilaksanakan; (4) model evaluasi yang digunak:an oleh guru pada pembelajaran menulis puisi dalam bentuk penugasan langsung di ruangan kelas. hasil kemampuan siswa yang diperoleh belum sesuai dengan harapan. dalam hal ini ada guru yang sudah menggunakan metode yang bervariasi dan ada yang belum bervariasi. persiapan guru sebelum melaksanakan pembelajaran menulis puisi juga belum maksimal karena masih ada guru yang tidak menggunakan rpp. berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, beberapa saran yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kompetensi menulis puisi yaitu guru hendaknya menggunakan metode yang bervariasi dan harus menggunakan rpp setiap pembelajaran untuk dapat mencapai tujuan yang diinginkan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN DALAM PENUMBUHAN KOMPETENSI MENULIS PUISI PADA SISWA SMA DI NAGAN RAYA. Banda Aceh program studi magister pendidikan bahasa dan sastra indonesia,2009
Baca Juga : KREATIVITAS GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISIRNPADA SMP NEGERI 8 BANDA ACEH (Heri Fauzi, 2014)
Abstract
Baca Juga : PEMBELAJARAN PUISI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BAITUSSALAM ACEH BESAR (Samsari, 2022)