Tanaman pala merupakan komoditi unggulan daerah kabupaten aceh selatan yang mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, selain itu sebagai tanaman perlindungan untuk konservasi sehingga tanaman pala termasuk dalam kategori jenis tanaman multiguna (multi purpose tree species). seluruh bahagian tanaman pala bermanfaat dari buah, bij, batang dan bagian tanaman lainnya memberikan dampak ekonomis selain itu sistem perakaran dan pola tumbuh berfungsi bagi konservasi tanah. penelitian dilaksanakan dengan metode survey di empat kecamatan dan delapan desa sentra produksi pala dengan teknik sample random sampling. hasil penelitian menunjukkan; faktor produksi lahan, modal (bibit, pupuk urea, sp36, dan pupuk kci) serta tenaga kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap produksi pala di empat kecamatan sentra produksi pala kabupaten aceh selatan. lahan, bibit dan pupuk urea secara parsial berpengaruh sangat nyata terhadap produksi pala, lahan memiliki koefisien elastisitas produksi sebesar 0, 193, artinya setiap kenaikan luas lahan tanaman pala sebesar satu persen maka produksi akan naik sebesar 0,193 persen. koefisien elastisitas bibit sebesar 0,655, artinya bila dilakukan penanaman kembali tanaman pala yang rusak sebesar satu persen dari kebutuhan bibit maka produksi pala akan meningkat sebesar 0,655 persen. elastisitas pupuk urea sebesar 0,109, artinya setiap penambahan pupuk urea sebesar satu persen maka produksi pala akan meningkat sebesar 0,109 persen. faktor lain juga berpengaruh terhadap produksi tetapi secara statistik tidak dapat dipertanggungjawabkan. kata kunci : usahatani pala, faktor produksi, efesiensi produksi,
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TANAMAN PALA DI KABUPATEN ACEH SELATAN. Banda Aceh Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi,2012
Baca Juga : PEMANFAATAN TANAMAN PALA (MYRISTICAFRAGRANS HOUTT.) OLEH MASYARAKAT KABUPATEN ACEH SELATAN DAN ACEH BARAT DAYA (Dewi admiyanti, 2022)