Seiring dengan strategi pembangunan nasional, pemerintah kabupaten aceh tamiang melalui dinas pekerjaan umum bidang cipta karya telah memprogramkan kegiatan "pembangunan rumah layak huni dalam upaya penataan permukiman. program ini termaktub dalam rpijm kabupaten aceh tamiang tahun 2010-2014, diprioritaskan bagi masyarakat miskin di kawasan kumuh dan rawan bencana. namun paradigma perencanaan masih bersifat top down, karena belum dilibatkan masyarakat didalamnya. demi keberlanjutan program, pemerintah kabupaten aceh tamiang perlu memperhatikan faktor yang tak teraga yaitu preferensi masyarakat miskin terhadap perumahan. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa yang dominan mempengaruhi preferensi mereka, sehingga dapat ditentukan kebijakan-kebijakan yang perlu terlebih dahulu mendapat perhatian. data dikumpulkan dari 286 orang responden dengan menggunakan metode two stage cluster sampling. analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji faktor-faktor yang berpengaruh terhadap preferensi masyarakat miskin terhadap perumahan. kemudian dianalisa deskriptif, uji normalitas data, uji f dan uji t. hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi secara signifikan (a = 0,05), dipengaruhi oleh lokasi, prasarana dan sarana serta keamanan dan kenyamanan. kualitas lingkungan tidak: berpengaruh terhadap preferensi. hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor dominan yang mempengaruhi preferensi adalah lokasi ditandai dengan koefisien regresi sebesar 0,162. kata kunci : preferensi, perumahan, kawasan kumuh.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
FAKTOR DOMINAN YANG MEMPENGARUHI PREFERENSI MASYARAKAT MISKIN TERHADAP PERUMAHAN DI KOTA KUALA SIMPANG KABUPATEN ACEH TAMIANG. Banda Aceh Prog. Studi Magister Teknik Sipil,2010
Baca Juga : PROSES PEMBELAJARAN TARI ELANG NGELEKAK PADA SANGGAR DKAT DI KUALA SIMPANG KABUPATEN ACEH TAMIANG (Mona Yusdiayani, 2015)