Abstrak - autism spectrum disorder (asd) merupakan gangguan perkembangan sistem saraf yang selama ini diidentifikasi melalui observasi perilaku dan wawancara klinis, yang bersifat subjektif dan memerlukan waktu lama. penelitian ini bertujuan merancang model klasifikasi menggunakan graph convolutional networ k (gcn) berdasarkan sinyal electroencephalogram (eeg) yang telah dikonversi ke dalam bentuk citra heatmap untuk merepresentasikan aktivitas otak secara visual. guna memperkaya data pelatihan, digunakan metode generative adversarial network (gan) untuk menghasilkan citra sintetis tambahan. proses klasifikasi dilakukan dengan pendekatan gcn, yang mampu memanfaatkan hubungan spasial antar piksel pada citra eeg untuk membedakan individu dengan asd dan individu non-asd. hasil pengujian menunjukkan bahwa model gcn yang dilatih dengan data tambahan dari gan (learning rate 0.0005) memberikan hasil evaluasi yang lebih tinggi dibandingkan model yang hanya menggunakan data asli. model dengan data tambahan gan mencapai akurasi sebesar 94,37%, presisi 94,42%, spesifisitas 91,63%, recall 94,37%, dan f1-score 94,36%. sementara itu, model dengan data asli menghasilkan akurasi 93,90%, presisi 93,92%, spesifisitas 89,65%, recall 93,90%, dan f1-score 93,89%. temuan ini menunjukkan bahwa penerapan metode gan dalam proses augmentasi data mendukung kinerja model gcn dalam klasifikasi asd secara lebih objektif dan akurat.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KLASIFIKASI SINYAL EEG UNTUK DIAGNOSIS AUTISM SPECTRUM DISORDER MENGGUNAKAN GRAPH CONVOLUTIONAL NETWORK DENGAN AUGMENTASI DATA GENERATIVE ADVERSARIAL NETWORK. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025
Baca Juga : PERFORMANSI AUGMENTASI PADA VISUAL GEOMETRIC GROUP (VGG)-16 UNTUK KLASIFIKASI CITRA WAJAH PENYANDANG AUTISME (Veni Khariyunnisa, 2022)
Abstract
Abstract - Autism Spectrum Disorder (ASD) is a neurodevelopmental disorder that is traditionally diagnosed through behavioral observation and clinical interviews, which are often subjective and time-consuming. This study aims to develop a classification model using a Graph Convolutional Network (GCN) based on Electroencephalogram (EEG) signals that have been transformed into heatmap images to visually represent brain activity. To enhance the training data, a Generative Adversarial Network (GAN) is employed to generate additional synthetic EEG images. The classification process leverages GCN's ability to capture spatial relationships between pixels in EEG heatmaps to distinguish individuals with ASD from those without. Experimental results indicate that the GCN model trained with augmented data from GAN (using a learning rate of 0.0005) outperforms the model trained solely on original data. The GCN with GAN augmented data achieved an accuracy of 94.37%, precision of 94.42%, specificity of 91.63%, recall of 94.37%, and an F1-score of 94.36%. In comparison, the model without data augmentation reached an accuracy of 93.90%, precision of 93.92%, specificity of 89.65%, recall of 93.90%, and an F1-score of 93.89%. These findings demonstrate that incorporating GAN-based data augmentation enhances the performance and reliability of GCN in ASD classification.