Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Hilda Aprillya, PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS BATUAN ASAL (PROVENANCE) BATUPASIR DI FORMASI TANGLA KECAMATAN SETIA BAKTI DAN KRUENG SABEE KABUPATEN ACEH JAYA PROVINSI ACEH. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025

Daerah penelitian berada pada kecamatan setia bakti dan krueng sabee, kabupaten aceh jaya, provinsi aceh. secara geografis daerah penelitian berada pada posisi 4° 42' 50,98" lintang utara dan 95° 37' 53,80" bujur timur dengan luas penelitian 25 km2. berdasarkan peta geologi regional lembar calang pada lokasi penelitian terdiri atas 1 endapan dan 3 formasi, yaitu formasi tangla (tlt), formasi tangla fasies vulkanik (tltv), formasi batu gamping teunom (mutlr), dan endapan alluvial (qh). pada formasi tangla (tlt) ditemukan litologi batuan berupa batupasir, batu lanau, batu lempung, batu serpih. pada formasi tangla fasies vulkanik (tltv) ditemukan litologi batuan batupasir tuffan, batulanau tuffan dan batu basalt terubah. formasi batu gamping teunom (mutlr) terdapat batu gamping. sedangkan pada endapan alluvial memiliki litologi endapan tepi pantai. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi meliputi kondisi litologi dan bentang alam, penamaan batuan dan provenance batupasir pada formasi tangla di daerah penelitian. metode yang digunakan yaitu pemetaan geologi terdiri dari deskripsi batuan, pengukuran strike/dip, pengamatan bentang alam dan analisis petrografi (thin section) guna melihat kenampakan mikroskopis komposisi mineral yang terkandung di dalam batuan. hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah berupa peta lintasan yang terdapat total 58 oc dengan litologi batupasir, batupasir tuffan, batu lanau, batu lanau tuffan, batu lempung, batu serpih, batu gamping, batu basalt ubahan dan endapan. pada peta geologi terdapat 5 satuan batuan, yaitu satuan batuan batupasir, satuan batuan batu lanau, satuan batuan batu gamping, satuan batu basalt ubahan dan satuan endapan. lalu, pada peta geomorfologi terdapat 7 bentang alam, diantaranya yaitu bentang alam pegunungan dan perbukitan denudasional (d3), bentang alam dataran (d5), bentang alam perbukitan denudasional gunung api (v14), bentang alam tubuh sungai (f1), bentang alam tubuh sungai punggungan sungai dan point bar (f4), bentang alam fluvial rawa (f5), dan bentang alam perbukitan dan lereng karst denudasional (k3). serta data hasil sayatan tipis dengan total 8 sample, 5 sample batupasir dan 3 sample batu lanau, sample batupasir di olah menggunkan diagram qfl yang menentukan tatanan tektonik provenance dari batupasir yang diteliti, yang dimana pada lokasi penelitian hasil tatanan tektonik yang didapatkan adalah tatanan recycled orogen yang berupa batuan yang telah mengalami proses pendaur ulangan.



Abstract

The research area is located in Setia Bakti and Krueng Sabee Subdistricts, Aceh Jaya Regency, Aceh Province. Geographically, the research area is positioned at 4° 42' 50.98" North Latitude and 95° 37' 53.80" East Longitude, covering an area of 25 km². Based on the regional geological map of the Calang sheet, the research area comprises one deposit unit and three formations: the Tangla Formation (Tlt), the Tangla Volcanic Facies Formation (Tltv), the Teunom Limestone Formation (Mutlr), and Alluvial Deposits (Qh).In the Tangla Formation (Tlt), the lithology includes sandstone, siltstone, claystone, and shale. In the Tangla Volcanic Facies Formation (Tltv), the lithology consists of tuffaceous sandstone, tuffaceous siltstone, and altered basalt. The Teunom Limestone Formation (Mutlr) consists of limestone, while the Alluvial Deposits feature coastal sediments. This study aims to determine the geological conditions, including lithological characteristics and landforms, rock nomenclature, and the provenance of sandstones in the Tangla Formation within the research area. The methods used include geological mapping, which involves rock description, strike and dip measurements, landform observation, and petrographic analysis (thin section) to examine the microscopic appearance and mineral composition of the rocks. The results of this research include a traversed map showing a total of 58 observation points (Oc) with the following lithologies: sandstone, tuffaceous sandstone, siltstone, tuffaceous siltstone, claystone, shale, limestone, altered basalt, and sediment. The geological map identifies five rock units: sandstone unit, siltstone unit, limestone unit, altered basalt unit, and sedimentary unit. In the geomorphological map, there are seven types of landforms: denudational mountains and hills (D3), plains (D5), denudational volcanic hills (V14), river body (F1), river ridge and point bar (F4), fluvial swamp (F5), and denudational karst hills and slopes (K3). Additionally, thin section analysis was conducted on a total of 8 samples: 5 sandstone samples and 3 siltstone samples. The sandstone samples were analyzed using the QFL diagram to determine the tectonic provenance. The tectonic setting found in the research area is classified as a Recycled Orogen, characterized by rocks that have undergone recycling processes.



    SERVICES DESK