Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
YUNI HARLIDAYANI TURNIP, KAJIAN REAKSI OBAT YANG TIDAK DIINGINKAN (ROTD) PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT UMUM DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas MIPA (S1),2025

Pemantauan reaksi obat yang tidak diinginkan (rotd) perlu dilakukan pada pasien diabetes melitus (dm) untuk menjamin keamanan selama pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. pasien dm umumnya menjalani pengobatan jangka panjang dan beresiko mengalami rotd akibat penggunaan obat secara bersamaan (polifarmasi), penyakit penyerta, dan kepatuhan terhadap pengobatan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian rotd, jenis obat yang menyebabkan rotd, serta faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian rotd pada pasien dm. penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan desain cross-sectional. data dikumpulkan dari 95 responden pasien rawat jalan di rsud dr. zainoel abidin banda aceh melalui wawancara langsung dan rekam medis, menggunakan instrumen algoritma naranjo, mmas-8, hartwig-siegel, dan schumock-thornton. analisis dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat. hasil penelitian menunjukkan bahwa 23 dari 95 pasien mengalami rotd. obat yang paling banyak menyebabkan rotd adalah metformin, yang merupakan salah satu terapi utama pada dm. variabel kepatuhan menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kejadian rotd (nilai p = 0,001). pasien dengan kepatuhan sedang memiliki odds ratio (or) sebesar 1,515 dengan 95% confidence interval (ci) antara 0,802-2,862 dan p-value sebesar 0,201. meskipun secara statistik tidak signifikan (p>0,05), hasil ini menunjukkan adanya peningkatan risiko sebesar 1,5 kali mengalami rotd dibandingkan pasien dengan kepatuhan tinggi. sementara itu, pasien dengan kepatuhan rendah memiliki odds ratio (or) sebesar 9,221 dengan 95% cl 3,936-21,602 dan p-value sebesar 0,001. penelitian ini menunjukkan pentingnya pemantuan kepatuhan dan penyesuaian terapi obat untuk mengurangi risiko rotd serta mendukung keberhasilan pengobatan pada pasien dm. kata kunci: reaksi obat yang tidak diinginkan (rotd), dm, faktor risiko.



Abstract

Monitoring of adverse drug reactions (ADRs) needs to be carried out in patients with diabetes mellitus (DM) to ensure safety during treatment and improve the quality of life of patients. DM patients generally undergo long-term treatment and are at risk of experiencing ADRs due to the simultaneous use of drugs (polypharmacy), comorbidities, and adherence to treatment. This study aims to determine the incidence of ADRs, the types of medications causing ADRs, and the factors contributing to ADR occurrence in DM patients. The study employs an analytical observational design with a cross-sectional design. Data were collected from 95 outpatient respondents at Dr. Zainoel Abidin General Hospital in Banda Aceh through direct interviews and medical records, using the Naranjo Algorithm, MMAS-8, Hartwig-Siegel, and Schumock-Thornton instruments. Analyses were conducted using univariate, bivariate, and multivariate methods. The results of the study showed that 23 out of 95 patients experienced ROTD. The drug most commonly associated with ROTD was metformin, which is one of the primary therapies for diabetes mellitus (DM). Compliance variables demonstrated a significant influence on the occurrence of ROTD (p-value = 0.001). Patients with moderate adherence had an odds ratio (OR) of 1.515 with a 95% confidence interval (CI) of 0.802–2.862 and a p-value of 0.201. Although not statistically significant (p > 0.05), these results indicate a 1.5-fold increase in the risk of experiencing ROTD compared to patients with high adherence. Meanwhile, patients with low adherence had an odds ratio (OR) of 9.221 with a 95% CI of 3.936–21.602 and a p-value of 0.001. This study highlights the importance of monitoring adherence and adjusting medication therapy to reduce the risk of ROTD and support treatment success in DM patients. Keywords: Adverse Drug Reaction (ROTD), DM, Risk Factors.



    SERVICES DESK