Abstrak fenomena keterlambatan mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi merupakan isu yang umum terjadi di lingkungan pendidikan tinggi yaitu sebagian besar mahasiswa membutuhkan waktu lebih dari masa studi ideal untuk lulus. kesulitan dalam mengelola tekanan akademik dan psikologis selama proses penyusunan skripsi menunjukkan pentingnya resiliensi sebagai kemampuan individu untuk bangkit dari tantangan. salah satu faktor yang diyakini turut membentuk resiliensi adalah pola asuh orangtua yang dipersepsikan individu sejak masa perkembangan awal. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi pola asuh orangtua dan resiliensi pada mahasiswa akhir universitas syiah kuala. metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. sebanyak 372 mahasiswa akhir berpartisipasi sebagai responden melalui teknik accidental sampling. instrumen yang digunakan adalah connor-davidson resilience scale (cd-risc) dan perceived parenting style scale yang mengukur tiga dimensi pola asuh: otoritatif, otoriter, dan permisif. hasil analisis menunjukkan bahwa pola asuh otoritatif memiliki hubungan positif yang signifikan dengan resiliensi (r = 0,846; p < 0,001), sedangkan pola asuh otoriter (r = -0,796; p < 0,001) dan permisif (r = -0,827; p < 0,001) menunjukkan hubungan negatif yang signifikan. penelitian ini mengungkapkan bahwa pentingnya pola asuh yang mendukung, khususnya pola asuh otoritatif, dalam pembentukan ketahanan psikologis mahasiswa agar mampu menyelesaikan studi dengan lebih efektif. kata kunci: perceived parenting style, resiliensi, skripsi
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN PERCEIVED PARENTING STYLE DENGAN RESILIENSI PADA MAHASISWA YANG SEDANG MENYUSUN SKRIPSI. Banda Aceh Fakultas Kedokteran,2025
Baca Juga : RESILIENSI AKADEMIK PADA MAHASISWA DALAM PEYUSUNAN SKRIPSI DI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (Febiaranti Arfamela, 2025)
Abstract
ABSTRACT Protracted completion of undergraduate theses constitutes a persistent concern in higher education, as a substantial proportion of students exceed the normative timeframe for graduation. This extended academic trajectory is frequently associated with students’ limited capacity to navigate the psychological and cognitive demands inherent in the thesis-writing process, thereby highlighting resilience as a critical psychological resource. Among various contributing factors, perceived parenting style—internalized during early developmental stages—has been theorized to influence the development of resilience. This study aims to examine the association between perceived parenting styles and resilience among final-year students at Universitas Syiah Kuala. Utilizing a quantitative correlational design, data were obtained from 372 participants selected through accidental sampling. Two standardized instruments were employed: the Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) and the Perceived Parenting Style Scale, comprising three dimensions—authoritative, authoritarian, and permissive. The findings demonstrated a significant positive correlation between the authoritative parenting style and resilience (r = 0.846; p < 0.001), and significant negative correlations for authoritarian (r = -0.796; p < 0.001) and permissive (r = -0.827; p < 0.001) styles. These results underscore the pivotal role of supportive parenting, particularly the authoritative style, in cultivating psychological resilience that enables students to effectively manage academic adversity. Keywords: Perception of Parenting Styles, Resilience, Thesis
Baca Juga : MODEL REGRESI ANTARA KELEKATAN TEMAN SEBAYA DAN RESILIENSI MAHASISWA AKHIR UNIVERSITAS SYIAH KUALA (SALWA SHABRINA SAFRI, 2024)