Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Ghina Gheffira, TRANSFORMASI ARSITEKTUR KOLONIAL PADA PENDOPO BIREUEN PERIODE PEMERINTAHAN KABUPATEN BIREUEN. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis transformasi arsitektur kolonial pada pendopo bireuen sejak awal pembentukannya hingga kondisi eksisting saat ini. transformasi arsitektur merupakan perubahan bentuk, tata ruang, dan ornamen bangunan yang terjadi seiring waktu akibat pengaruh sosial, budaya, dan fungsional. pendopo bireuen merupakan peninggalan arsitektur kolonial yang memiliki nilai historis dan menjadi bagian penting dalam perkembangan struktur pemerintahan lokal. mengikuti perkembangan zaman, maka tidak luput terjadinya perubahan pada pendopo bireuen yang memiliki ciri-ciri khas bangunan kolonial (1) bentuk bangunan simetris, (2) material yang didominasi kayu, (3) area servis terpisah dengan bangunan utama. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, memfokuskan pada elemen-elemen arsitektural yang meliputi aspek spasial, bentuk, dan ornamen. penelitian menunjukkan bahwa transformasi yang terjadi bersifat aditif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman, tanpa menghilangkan karakter utama kolonial yang melekat. perubahan bentuk pada fasad dan penambahan ruang bersifat moderat, dengan tetap mempertahankan unsur simetri dan material asli seperti atap limasan dan penggunaan tiang kayu. ornamen mengalami penyederhanaan, namun motif lokal mulai muncul sebagai respon terhadap konteks budaya lokal. transformasi ruang menunjukkan adanya penyesuaian fungsi dari ruang privat menjadi ruang publik dan representatif. dengan demikian, transformasi pendopo bireuen mencerminkan proses pelestarian secara tidak langsung melalui keberlanjutan fungsi pemerintahan yang melekat pada bangunan tersebut. kata kunci: transformasi arsitektur, arsitektur kolonial, pendopo bireuen


Baca Juga : PERANCANGAN STADION SEPAK BOLA BIREUEN (Rizki Maulana, 2024)


Abstract

This study aims to identify and analyze the transformation of colonial architecture in the Pendopo Bireuen from its initial establishment to its current condition. Architectural transformation refers to the changes in form, spatial layout, and ornamentation of a building that occur over time due to social, cultural, and functional influences. Pendopo Bireuen is a remnant of colonial architecture that holds historical value and plays a significant role in the development of local governmental structures. Following the progression of time, the Bireuen Pavilion, characterized by typical colonial features—(1) symmetrical building form, (2) wood-dominated materials, and (3) separated service areas—has inevitably undergone several changes. This research uses a qualitative approach with a descriptive-analytical method, focusing on architectural elements including spatial aspects, form, and ornamentation. The findings reveal that the transformations are both additive and adaptive to contemporary needs, while still preserving the essential colonial character. Modifications to the façade and additional spaces are moderate, maintaining key features such as symmetry, limasan roofing, and wooden columns. Ornamentation has been simplified, while local motifs have begun to appear as a cultural response to the local context. Spatial transformations reflect a shift in function from private to public and representative spaces. Thus, the transformation of the Pendopo Bireuen illustrates an indirect preservation process through the continued governmental function embedded in the building. Keywords: architectural transformation, colonial architecture, Pendopo Bireuen



    SERVICES DESK