Penelitian ini berjudul analisis produksi pada industri tempe di kotamadya palembang. tujuannya adalah ingin mengetahui pengaruh modal dan tenaga kerja terhadap produksi tempe di kotamadya palembang. ingin mengetahui tingkat produktivitas tenaga kerja pada industri tempe di kotamadya palembang. ingin engetahui substitusi faktor produksi tenaga kerja terhadap modal pada industri tempe di kotamadya palembang. metode pengambilan data dengan cara survai dan wawancara langsung kepada para produsen tempe. sampel diambil sebanyak 60 (30%) produsen dari populasi sebanyak 200 produsen. pengambilan dengan cara proporsional sampling. metode analisis menggunakan model fungsi produksi cobb-douglas. sebagai hasil temuannya adalah bahwa modal dan tenaga kerja berpengaruh positif terhadap produksi tempe di kotamadya palembang. hal ini dapat dilihat dalam model persamaan regresi produksi tempe sebagai berikut: lnq = - 6,4855 + 0,92512lnk + 0,10737lnl. produksi pada tahap skala hasil batik yang menurun (decreasing return to scale) dengan mpp tenaga kerja = 2,84 lebih kecil dari app tenaga kerja = 26,42. tidak terdapat substitusi dari faktor produksi tenaga kerja ke modal, yaitu nilai o = 1 perlunya pemerintah meninjau kembali mengenai harga kedelai, dan pembinaan yang mengarah kepada peningkatan produktivitas tenaga kerja. bagi produsen perlu menetapkan upah dan jam kerja dalam menjalankan usahanya. bagi penelitian lanjutan dapat diteliti lebih jauh apa saja yang tidak tercakup dalam penelitian ini, sehingga dapat memberikan sumbangan kepada para pengambil kebijakan dalam rangka pengembangan industri tempe di kotamadya palembang di masa yang akan datang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS PRODUKSI PADA INDUSTRI TEMPE DI KOTAMADYA PALEMBANG. Banda Aceh Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi,1998
Baca Juga : ANALISIS KETERSEDIAAN DAN KEBUTUHAN KEDELAI UNTUK INDUSTRI TEMPE DI KOTA BANDA ACEH (Sri Suryani M, 2021)