Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Nazariah Malini, EFEKTIVITAS ADSORBEN KARBON AKTIF LIMBAH SEKAM PADI (ORYZA SATIVA L) SEBAGAI FILTER AMONIA PADA BUDIDAYA IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) DENGAN SISTEM RESIRKULASI. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2025

Ikan mas memiliki potensi budidaya yang besar karna banyak digemari masyarakat, namun dalam hal budidaya terkendala dengan kualitas air dan lahan. sistem resirkulasi jadi solusi untuk menjaga produksi tetap optimal. penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas karbon aktif yang disintesis dari limbah sekam padi sebagai filter amonia pada sistem budidaya ikan mas (cyprinus carpio) dengan sistem resirkulasi, serta untuk menentukan massa karbon aktif yang baik untuk budidaya sistem resirkulasi. penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (ral) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan, dengan perlakuan terdiri dari kontrol (p1), penambahan karbon 5 g (p2), penambahan karbon 10 g (p3), penambahan karbon 15 g (p4), dan penabahan karbon 20 g (p5). ikan mas dipelihara selama 20 hari untuk melihat kualitas air dan kelangsungan hidup ikan. metode penelitian ini menganalisis pengaruh karbon aktif terhadap kualitas air dan kelangsungan hidup ikan menggunakan uji anova (analisis of variance) menggunakan aplikasi spss versi 26. hasil sem diolah menggunakan aplikasi imagej. tabulasi data dan grafik pada ftir dan xrd menggunakan aplikasi origin-lab 2019. referensi pola difraksi hasil xrd mengacu pada international centre for diffraction data (icdd). hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan karbon aktif sekam padi efektif dalam menurunkan kadar amonia, perlakuan paling efisien pada hari ke-20 dengan penggunaan karbon aktif 20 g (p5), dengan kadar amonia sebesar 0.01018 ± 0.00182 ppm dan tingkat kelangsungan hidup ikan mencapai 95,00 ± 5,77%. penggunaan karbon aktif tidak memengaruhi suhu, ph, dan do, yang tetap dalam kisaran normal selama pemeliharaan. karbon aktif 20 g direkomendasikan untuk sistem resirkulasi ikan mas. kata kunci: karbon aktif, sekam padi, amonia, ikan mas, sistem resirkulasi.



Abstract

Carp have great cultivation potential because they are popular with the public, but cultivation is hampered by water and land quality. Recirculation systems are a solution to maintain optimal production. This study aims to see the effectiveness of activated carbon synthesized from rice husk waste as an ammonia filter in a carp (Cyprinus carpio) cultivation system with a recirculation system, as well as to determine the mass of activated carbon that is good for recirculation system cultivation. This study used a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 4 replications, control (P1), addition of 5 g carbon (P2), addition of 10 g carbon (P3), addition of 15 g carbon (P4), and addition of 20 g carbon (P5). Carp were kept for 20 days to observe water quality and fish survival. This research method analyzes the effect of activated carbon on water quality and fish survival using Microsoft Excel 2019, ANOVA test (Analysis of variance) using the SPSS version 26 application. SEM results were processed using the ImageJ application. FTIR and XRD data tabulation and graphs were performed using the Origin-Lab 2019 application. The XRD diffraction pattern reference was provided by the International Center for Diffraction Data (ICDD). The results of this study indicate that the use of rice husk activated carbon is effective in reducing ammonia levels. The most efficient treatment was in day-20 with the use of 20 g of activated carbon (P5), with ammonia levels of 0.01018 ± 0.00182 and a fish survival rate of 95.00 ± 5.77. The use of activated carbon did not affect temperature, pH, and DO, which remained within the optimal range throughout the culture. 20 g of activated carbon is recommended for carp recirculation systems. Keywords: activated carbon, rice husk, ammonia, carp, recirculation system.



    SERVICES DESK