Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
MUHAMMAD RIYANSYAH SISWOYO, ANALISIS SEBARAN TERUMBU KARANG RNDENGAN CITRA SATELIT LANDSAT 8 DI PERAIRAN PULAU BANYAK DAN PULAU SIMEULUE. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2025

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami ekosistem terumbu karang yang vital bagi keanekaragaman hayati laut. perubahan iklim mengancam keberlangsungan ekosistem ini, terutama pada wilayah perairan kepulauan banyak dan pulau simeulue. penelitian ini melibatkan penggunaan teknik penginderaan jauh dan teknik system informasi geografis (sig) dengan menggunakan citra satelit landsat 8. selain itu, penelitian ini akan menggunakan algoritma lyzenga dikombinasikan dengan klasifikasi terbimbing (supervised classification) untuk mendeteksi terumbu karang dan objek laut dangkal. validasi lapangan dilakukan untuk memvalidasi hasil klasifikasi. hasil klasifikasi menunjukkan bahwa pulau simeulue memiliki sebaran karang baik sebesar 93,84% dan sebaran karang buruk 6,16% dari total area, sedangkan kepulauan banyak menunjukkan sebaran karang baik sebesar 61,14% dan sebaran karang buruk 38,86%. nilai uji akurasi menghasilkan nilai overall accuracy sebesar 94,25% untuk pulau simeulue dan 99,91% untuk kepulauan banyak, menunjukkan tingkat keandalan klasifikasi yang sangat tinggi. sebagai kesimpulan, penelitian ini untuk mempelajari distribusi terumbu karang menggunakan citra satelit, yang penting bagi upaya konservasi dan pemahaman ekosistem laut.



Abstract

This research was motivated by the importance of understanding coral reef ecosystems that are vital for marine biodiversity. Climate change threatens the sustainability of these ecosystems, especially in the waters of the Banyak Islands and Simeulue Island. This research involves the use of remote sensing and geographic information system (GIS) techniques using Landsat 8 satellite imagery. In addition, this research will use the Lyzenga algorithm combined with supervised classification to detect coral reefs and shallow marine objects. Field validation was conducted to validate the classification results. The classification results show that Simeulue Island has a good coral distribution of 93.84% and a bad coral distribution of 6.16% of the total area, while the Banyak Islands show a good coral distribution of 61.14% and a bad coral distribution of 38.86%. The accuracy test value resulted in an Overall Accuracy value of 94.25% for Simeulue Island and 99.91% for Many Islands, indicating a very high level of classification reliability. In conclusion, this research is to study the distribution of coral reefs using satellite imagery, which is important for conservation efforts and understanding of marine ecosystems.



    SERVICES DESK