Praktek pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya hutan di provinsi nanggroe aceh darussalam dan provinsi sumatera utara telah dilakukan sejak lama dengan berbagai tujuan dan kepentingan. besarnya pemanfaatan sumber daya hutan secara berlebihan telah menimbulkan kerusakan lingkungan. hal ini dilakukan disetiap tingkat masyarakat. kedua provinsi itu telah kehilangan sumber daya hutan rata-rata sekitar 7% per tahun. tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manfaat yang diterima masyarakat dan biaya social dari kerusakan hutan. penelitian ini meliputi pembahasan manfaat dan biaya yang dianalisis melalui analisis benefits- cost. hasil penelitian menunjukkan bahwa selama16 tahun menghasilkan npv pada tingkat df 10 % adalah sebesar rp-- 13.843.980.205.91,64, sedangkan npv pada tingkat df 40 %. adalah sebesar rp - 4.522.361.456.350,08. b / c pada tingkat 10 % adalah sebesar 0,0123 < 1, sedangkan irr pada tingkat lebih dari 40% adalah sebesar - 4,4 %. berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya hutan memberikan pengaruh negative terhadap lingkungan, oleh karena itu penebangan hutan harus segera dihentikan. pemerintah pusat dan pemerintah daerah kedua provinsi tersebut harus tersebut harus secara tegas membuat larangan menebang hutan, agar kelestarian hutan dapat terjaga dengan baik untuk masa yang akan datang.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS MANFAAT DAN BIAYA SOSIAL TERHADAP KERUSAKAN HUTAN NANGGROE ACEH DARUSSALAM DAN SUMATERA UTARA. Banda Aceh Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi,
Baca Juga : PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI KANTOR DINAS SOSIAL PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Fitriani, 2025)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA UTARA (Yusron Ali Syabana, 2025)