Kerusakan pahat potong selama operasi pemesinan tidak dapat dihindarkan, akan tetapi dapat diminimalisir. pada proses face milling kerusakan pahat potong umumnya terjadi karena aus, chipping ataupun pecah secara keseluruhan (breakage). phenomena kerusakan akibat impact pada saat pahat potong pertama sekali menyayat benda kerja belum banyak informasi yang telah diperoleh. karena itu pada penelitian ini akan dipelajari pengaruh lokasi kontak awal antara pahat potong dan benda kerja terhadap kerusakan pahat potong karena chipping atau fracture. untuk mengidentifikasi bentuk lokasi kontak awal telah dibuat tiga jenis posisi sudut masuk dan sudu aksial. sedangkan untuk mempelajari bentuk kerusakan dipengaruhi lokasi kontak awal. untuk mencegah kerusakan pahat potong menggunakan metode membuat bentuk tirus(chamfer) pada sudut benda kerja yaitu sudut 30°, 45° dan 60°. dari hasil yang diperoleh, sudut chamfer 30° yang paling baik. kata kunci : face milling, chipping, fracture, chamfer.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH LOKASI KONTAK AWAL TERHADAP KERUSAKAN PAHAT POTONG PADA PROSES FACE MILLING. Banda Aceh PROG. STUDI MAGISTER TEKNIK MESIN,
Baca Juga : ANALISA KEUNGGULAN MATA PAHAT CBN DIBANDINGKAN DENGAN MATA PAHAT KARBIDA PADA PEMESINAN BAJA YANG DIKERASKAN (AISI 4340 STEEL) (Isfandika, 2023)
Abstract
Baca Juga : ANALISA PERBANDINGAN KEKASARAN PERMUKAAN PADA PEMOTONGAN DENGAN LINTASAN PAHAT WINDOWING DAN STAIRCASE MENGGUNAKAN MESIN CNC AGMA A8 (Rijat Naufan, 2020)