Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
ALFI MULIYANI, ISOLASI BAKTERI ENDOFIT PADA TANAMANRNNILAM ACEH (POGOSTEMON CABLIN BENTH. VARIETAS LHOKSEUMAWE) DAN UJI AKTIVITAS ANTIFUNGIRNTERHADAP JAMUR FUSSARIUM OXYSPORUM. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahua,2025

Tanaman nilam yang sering digunakan secara komersial adalah pogostemon cablin benth. atau sering disebut dengan tanaman nilam aceh. salah satu penyebab kualitas hasil panen tanaman nilam berkurang adalah akibat serangan penyakit fungal. fussarium oxysporum merupakan fungi patogen yang dapat menyebabkan penyakit busuk batang. beberapa infeksi yang ditimbulkan dapat mengakibatkan kematian pada tanaman. konsep pengendalian ramah lingkungan adalah dengan pemanfaatan agen hayati seperti bakteri endofit. penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bakteri endofit dari tanaman nilam aceh varietas lhokseumawe yang memiliki potensi sebagai agensia antifungi terhadap f. oxysporum. isolasi bakteri endofit yang dilakukan berasal dari organ akar, batang, dan daun. uji aktivitas antifungi dilakukan dengan metode kultur ganda. bakteri endofit yang berhasil diisolasi dari tanaman nilam sebanyak 26 isolat, empat isolat menunjukkan aktivitas antifungi yang kuat. isolat tersebut berasal dari organ batang dan organ daun. adapun zona hambat terbesar dari isolat asal organ batang memiliki nilai (12,55 mm), sedangkan isolat organ daun memiliki nilai yaitu (13 mm). bakteri endofit yang berasal dari tanaman nilam aceh varietas lhokseumawe memiliki potensi aktivitas antifungi terhadap f. oxysporum. kata kunci: antifungi, bakteri endofit, fussarium oxysporum, nilam aceh.



Abstract

The commercially utilized patchouli plant is Pogostemon cablin Benth., commonly referred to as Aceh patchouli. One of the main factors reducing the quality of patchouli yields is fungal disease infection. Fusarium oxysporum is a pathogenic fungus that causes stem rot and can lead to plant death. An environmentally friendly control approach involves the use of biological agents such as endophytic bacteria. This study aimed to isolate endophytic bacteria from Aceh patchouli Lhokseumawe variety and evaluate their potential as antifungal agents against F. oxysporum. Endophytic bacteria were isolated from the roots, stems, and leaves of the plant. Antifungal activity was tested using the dual culture method. A total of 26 endophytic bacterial isolates were obtained, of which four showed strong antifungal activity. These active isolates were derived from stem and leaf tissues. The largest inhibition zone was recorded from a stem isolate with a diameter of (12.55 mm), while a leaf isolate produced an inhibition zone of (13 mm). The results indicate that endophytic bacteria isolated from Aceh patchouli Lhokseumawe variety exhibit potential antifungal activity against F. oxysporum. Keywords: Antifungal, endophytic bacteria, Fusarium oxysporum, Aceh patchouli.



    SERVICES DESK