Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis ikan hasil tangkapan dengan menggunakan alat tangkap jaring insang di pangkalan pendaratan ikan (ppi) kuala baru, aceh singkil. tujuan penelitian adalah mengetahui identifikasi jenis ikan hasil tangkapan serta tingkat keanekaragaman dan dominansi spesies di perairan tersebut. pengumpulan data dilakukan pada bulan desember 2024 melalui survei lapangan langsung yang melibatkan 2 nelayan aktif dengan pengulangan sebanyak 30 kali. identifikasi ikan dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi dan meristik dengan menggunakan buku identifikasi spesies. hasil penelitian menunjukkan terdapat 25 jenis ikan dari 15 famili, dengan dominasi oleh famili leiognathus equulus dan gerres oyena. nilai indeks keanekaragaman (shannon-wiener) menunjukkan tingkat sedang yang mencerminkan ekosistem relatif seimbang, sedangkan indeks dominansi (simpson) mengindikasikan adanya kecenderungan spesies tertentu lebih sering tertangkap. temuan ini menunjukkan bahwa alat tangkap pancing ulur efektif dalam menangkap berbagai jenis ikan, baik ikan demersal maupun pelagis kecil, serta dapat dijadikan dasar pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan di wilayah kuala baru. kata kunci: keanekaragaman ikan, alat tangkap jaring insang, struktur komunitas, ekosistem pesisir, keberlanjutan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI HASIL TANGKAPAN JARING INSANG GILLNET YANG DIDARATKAN DI PPI KUALA BARU, ACEH SINGKIL. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2025
Baca Juga : IDENTIFIKASI HASIL TANGKAPAN JARING INSANG (GILLNET) DI ALUE NAGA BANDA ACEH (FAHIRA, 2024)
Abstract
This study was conducted to identify fish species caught using gillnet fishing gear at the Fish Landing Base (PPI) Kuala Baru, Aceh Singkil Regency. The objective of this research was to determine the species composition of the catch as well as the diversity and dominance levels of fish species in the area. Data collection was carried out in December 2024 through direct field surveys involving 2 active fishermen with a total of 30 fishing trips. Fish species identification was performed based on morphological and meristic characteristics using species identification guides. The results showed the presence of 25 fish species belonging to 15 families, with dominant species from the Leiognathus equulus and Gerres oyena families. The Shannon-Wiener diversity index indicated a moderate level of diversity, reflecting a relatively balanced ecosystem condition. Meanwhile, the Simpson dominance index showed a slight tendency of species dominance. These findings indicate that gillnet fishing gear is effective in capturing various fish species, both demersal and small pelagic fish, and can serve as a basis for sustainable fisheries resource management in the Kuala Baru coastal waters. Keywords: fish diversity, gillnet, community structure, coastal ecosystem, sustainable management
Baca Juga : BIODIVERSITAS TANGKAPAN IKAN MENGGUNAKAN JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) DI PPI LHOK BENGKUANG, TAPAKTUAN, ACEH SELATAN (Nazira Putri, 2024)