Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengembangkan sistem distribusi tenaga listrik di gardu hubung (gh) universitas syiah kuala (usk) dalam rangka meningkatkan keandalan dan efisiensi penyediaan energi listrik bagi seluruh aktivitas kampus. metode yang digunakan adalah simulasi berbasis perangkat lunak etap, dengan pendekatan studi kasus yang mencakup analisis kondisi eksisting serta perancangan skenario pengembangan melalui penambahan suplai dari gardu induk alternatif dan optimalisasi konfigurasi jaringan distribusi. hasil simulasi menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting, penyulang ba 14 dan ba 26 menghasilkan tegangan ujung berkisar antara 96,66% hingga 101,02% dengan susut daya sebesar 162–308 kw. sementara itu, pada skenario pengembangan yang melibatkan suplai dari gardu induk ulee kareng, terjadi peningkatan tegangan ujung menjadi lebih dari 103%, serta penurunan susut daya secara signifikan hingga mencapai 29 kw. implementasi lbs3-arah yang terintegrasi dengan sistem scada memungkinkan manuver penyulang secara otomatis, yang berkontribusi terhadap penurunan nilai saidi dari 776 menjadi 224 menit/pelanggan, dan nilai caidi dari 145,5 menjadi 42 menit/gangguan. lebih lanjut, aktivasi fitur flisr mampu menurunkan saidi hingga 74,7 menit dan caidi menjadi 14 menit/gangguan. nilai saifi tetap sebesar 5,33 kali/pelanggan, sementara maifi meningkat dari 0,75 menjadi 1,17 akibat peningkatan sensitivitas terhadap gangguan sesaat. salah satu pendekatan teknis yang direkomendasikan untuk menurunkan nilai saifi adalah aktivasi fitur pickup pada relay proteksi, yang memungkinkan deteksi dini dan selektif terhadap potensi gangguan tanpa menyebabkan pemadaman yang tidak perlu. temuan ini menunjukkan bahwa integrasi sistem distribusi berbasis scada yang adaptif dan dukungan proteksi cerdas memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan keandalan dan keberlanjutan infrastruktur kelistrikan kampus.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
REKAYASA SISTEM KELISTRIKAN PADA GARDU HUBUNG UNIVERSITAS SYIAH KUALA UNTUK KEANDALAN SISTEM. Banda Aceh Fakultas Teknik,2025
Baca Juga : REKAYASA SISTEM KELISTRIKAN PADA GARDU HUBUNG UNIVERSITAS SYIAH KUALA UNTUK KEANDALAN SISTEM (Abi Yusuf Aulia, 2025)
Abstract
This study evaluates and develops the electric-power distribution system at the Switching Substation (GH) of Universitas Syiah Kuala (USK) to enhance the reliability and efficiency of the campus electricity supply. A case-study simulation using ETAP software was employed, encompassing an assessment of existing conditions and the design of development scenarios that add supply from an alternative substation and optimise network configuration. Under present conditions, feeders BA 14 and BA 26 deliver end-of-line voltages ranging from 96.66 % to 101.02 % with power losses of 162–308 kW. In the development scenario using supply from the Ulee Kareng Substation, end-of-line voltage exceeds 103 % and losses fall sharply to 29 kW. Integrating a three-way Load Break Switch (LBS) with the SCADA system enables automatic feeder manoeuvring, reducing the SAIDI from 776 to 224 minutes per customer and the CAIDI from 145,5 to 42 minutes per interruption. Subsequent activation of the FLISR feature further lowers SAIDI to 74,7 minutes and CAIDI to 14 minutes. The SAIFI remains at 5.33 interruptions per customer per year, while the MAIFI rises from 0.75 to 1.17 owing to increased sensitivity to momentary faults. Activating the pickup function in protection relays is recommended as a technical measure to reduce SAIFI by enabling early, selective fault detection without unnecessary outages. The findings demonstrate that an adaptive SCADA-based distribution system supported by intelligent protection makes a significant contribution to the reliability and sustainability of campus electrical infrastructure.
Baca Juga : ANALISIS PENENTUAN TITIK HOTSPOT DENGAN METODE THERMOVISI PADA GARDU INDUK ULEE KARENG 150 KV (MUHAMMAD RIEFQI AL-FAIZI, 2025)