Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
CUT FILNA AZRIANA, ANALISIS PENONGKATAN KUALITAS LAYANAN JASA REPARASI KAPAL DI GALANGAN KAPAL PIDIE JAYA MENGGUNAKAN METODE FUZZY AHP. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2025

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kualitas layanan jasa reparasi kapal di galangan kapal yang berlokasi di kabupaten pidie jaya dengan menggunakan metode fuzzy analytical hierarchy process (fuzzy ahp). kegiatan reparasi kapal menjadi komponen penting dalam menjaga kelayakan kapal di laut, dan kualitas layanan yang diberikan oleh galangan kapal memegang peran krusial terhadap kepuasan pelanggan. penelitian ini dilakukan di tiga lokasi galangan kapal, yaitu teupin mukat, meureudu, dan panteraja. lima kriteria utama digunakan dalam penilaian, yaitu proses pemesanan, kualitas reparasi, fasilitas galangan, biaya dan transparansi, serta layanan pelanggan. data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner kepada 15 responden dan dianalisis dengan metode fuzzy ahp untuk menentukan bobot prioritas setiap kriteria. hasil penelitian menunjukkan bahwa galangan kapal teupin mukat memiliki kualitas layanan terbaik dengan skor tertinggi dalam kepuasan pelanggan, diikuti oleh meureudu dan panteraja. faktor-faktor dominan yang memengaruhi kepuasan pelanggan meliputi ketepatan waktu, komunikasi yang efektif, dan profesionalisme tenaga kerja. penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas tenaga kerja, penggunaan teknologi modern, serta pembenahan manajerial dan fasilitas fisik untuk mendukung layanan jasa reparasi kapal yang lebih baik di masa depan. kata kunci: reparasi kapal, galangan kapal, kualitas layanan, kepuasan pelanggan, fuzzy ahp, pidie jaya.



Abstract

This study aims to analyze the improvement of ship repair service quality at shipyards located in Pidie Jaya Regency using the Fuzzy Analytical Hierarchy Process (Fuzzy AHP) method. Ship repair services play a vital role in ensuring seaworthiness, and service quality significantly influences customer satisfaction. The research was conducted at three shipyard sites: Teupin Mukat, Meureudu, and Panteraja. Five main criteria were assessed: ordering process, repair quality, shipyard facilities, cost and transparency, and customer service. Data were collected through surveys involving 15 respondents and analyzed using Fuzzy AHP to determine the priority weights of each criterion. The results show that Teupin Mukat shipyard provides the best service quality, followed by Meureudu and Panteraja. Key factors influencing satisfaction include timeliness, effective communication, and staff professionalism. The study recommends enhancing workforce capacity, applying modern technology, and improving management and physical infrastructure to support better ship repair services. Keywords: Ship repair, Shipyard, Service quality, Customer satisfaction, Fuzzy AHP, Pidie Jaya.



    SERVICES DESK