Penelitian tentang sebaran hutan mangrove yang bertujuan untuk memetakan dan menganalisis perubahan sebaran hutan mangrove pra dan pasca tsunami yang terjadi di aceh jaya menggunakan sig dan teknik penginderaan jarak jauh telah dilakukan. penelitian ini dilaksanakan pada bulan november – desember 2014 yang berlokasi di kabupaten aceh jaya. metode yang digunakan dalam klasifikasi data citra adalah klasifikasi terbimbing dengan terlebih dahulu mengetahui letak hutan mangrove sebelum diklasifikasikan ke citra. berdasarkan hasil pengolahan data, luasan hutan mangrove di aceh jaya tahun 2002 yaitu 5159,3 ha luasan hutan mangrove di aceh jaya, pada tahun 2004 yaitu 1042,7 ha dan luasan hutan mangrove di aceh jaya tahun 2006 yaitu 1055,23 ha. pada tahun 2002 – 2004 luasan hutan mangrove berkurang 20,21% dari total luasan hutan mangrove tahun 2002 dan pada tahun 2004 – 2006 luasan hutan mangrove mengalami peningkatan 1% dari total luasan hutan mangrove tahun 2004. pada tahun 2006 – 2015 luasan hutan mangrove meningkat 17% dari total luasan hutan mangrove tahun 2006. faktor utama yang mempengaruhi berkurangnya luasan hutan mangrove tahun 2002 – 2004 adalah tsunami yang melanda kabupaten aceh jaya. pada tahun 2004 – 2006 faktor yang mempengaruhi bertambahnya luasan hutan mangrove 1% adalah rehabilitasi yang baru terlaksana di beberapa kecamatan yang ada di aceh jaya. rehabilitasi yang berjalan kurang baik menyebabkan hutan mangrove meningkat 17% pada tahun 2006 – 2015. kata kunci : aceh jaya, hutan mangrove, penginderaan jauh.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
STUDI PERUBAHAN SEBARAN HUTAN MANGROVE PRA DAN PASCA TSUNAMI DI ACEH JAYA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2015
Baca Juga : ANALISIS SPASIAL PERUBAHAN TUTUPAN HUTAN MANGROVE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP POLA RUANG RTRW TAHUN 2009-2029 DI PESISIR KOTA BANDA ACEH (Dhaifullah Agil, 2025)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS KERAPATAN DAN JENIS MANGROVE DI PESISIR KABUPATEN ACEH TAMIANG (Maharani, 2024)