Penelitian ini mengkaji pengaruh pendekatan whole language terhadap hasil belajar peserta didik pada pelajaran bahasa indonesia materi teks naratif, dengan fokus pada peserta didik kelas v di sd negeri 3 beureunuen. latar belakang penelitian ini adalah dalam proses pembelajaran bahasa indonesia banyak peserta didik yang melakukan kesalahan dalam menulis, khususnya saat menulis cerita pada materi teks naratif. kesalahan tersebut banyak terdapat pada penggunaan ejaan, sulit mengungkapkan ide, kalimat efektif, dan pengembangan paragraf yang tidak sesuai dengan eyd (ejaan yang disempurnakan). salah satu solusi yang dapat digunakan adalah penerapan pendekatan whole language. pendekatan whole language menekankan pada pembelajaran secara utuh, terpadu, dan menyeluruh. pendekatan whole language memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mencurahkan ide/gagasan topik dalam menulis, menyusun kerangka tulisan, menyampaikan hasil tulisannya dan menanggapi hasil tulisan temannya, sehingga dapat meningkatkan kemampuan menulis dan berbicara peserta didik. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan whole language terhadap hasil belajar bahasa indonesia pada peserta didik kelas v sd negeri 3 beureunuen kabupaten pidie. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimental berbentuk nonequivalent control group desain. sampel penelitian adalah peserta didik kelas v a berjumlah 21 orang dan v b berjumlah 18 orang. teknik pengumpulan data menggunakan tes dalam bentuk pretest dan posttest berupa 5 butir soal pilihan ganda, tugas menulis jurnal, dan kelancaran membaca isi jurnal. untuk mengukur perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, peneliti menggunakan uji hipotesis mann-whitney. hasil analisis data menunjukkan nilai asymp. sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar menggunakan pendekatan whole language dan hasil belajar secara konvensional. dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan whole language terhadap hasil belajar bahasa indonesia pada peserta didik kelas v sd negeri 3 beureunuen kabupaten pidie.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI 3 BEUREUNUEN KABUPATEN PIDIE. Banda Aceh Fakultas KIP,2025
Abstract
This study examines the effect of the Whole Language approach on students' learning outcomes in Indonesian language lessons, specifically on narrative text material, with a focus on fifth-grade students at SD Negeri 3 Beureunuen. The background of this study is based on the observation that, during Indonesian language learning, many students make writing errors, particularly when composing stories in narrative texts. These errors are commonly found in the use of spelling, difficulty in expressing ideas, constructing effective sentences, and developing paragraphs according to the standardized Indonesian Spelling System (EYD). One of the solutions that can be implemented is the application of the Whole Language approach. The Whole Language approach emphasizes holistic, integrated, and comprehensive learning. This approach provides opportunities for students to express their ideas on a topic in writing, organize their writing framework, read aloud their written work, and respond to their peers’ writing. As a result, it can improve students' writing and speaking abilities. The purpose of this study is to determine the effect of the Whole Language approach on the learning outcomes of fifth-grade students in Indonesian language lessons at SD Negeri 3 Beureunuen, Pidie Regency. This study employed a quantitative approach with a Quasi-Experimental design in the form of a Nonequivalent Control Group Design. The research sample consisted of 21 students from class V A and 18 students from class V B. Data collection techniques included tests in the form of pretests and posttests comprising five multiple-choice questions, journal writing assignments, and assessments of reading fluency of journal contents. To measure differences in learning outcomes between the experimental and control groups, the researcher used the Mann-Whitney hypothesis test. The data analysis results showed an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between learning outcomes using the Whole Language approach and those using conventional methods. It can be concluded that the Whole Language approach has an influence on the Indonesian language learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 3 Beureunuen Pidie Regency.