Faiza humaira. (2025). karakteristik pidato adat dalam upacara peusijuek di kabupaten nagan raya. [skripsi. universitas syiah kuala]. di bawah bimbingan armia, s.pd., m.hum. dan maya safhida, s.pd., m.pd. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pidato adat seperti struktur pidato, penggunaan gaya bahasa, dan nilai-nilai pada penyampaian pidato adat dalam upacara peusijuek di kabupaten nagan raya, provinsi aceh. metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. subjek dalam penelitian ini adalah tengku, keuchik, tuha peut dan ketua maa di kabupaten nagan raya. data dalam penelitian ini yaitu pidato. pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian menunjukkan bahwa pidato adat dalam upacara peusijuek menggunakan jenis-jenis gaya bahasa yaitu metafora, personifikasi, hiperbola, erotesis, pleonasme, paralelisme, anafora, dan alusi. nilai yang terkandung dalam pidato adat upacara peusijuek, yaitu nilai agama, sosial, kerjasama, kearifal lokal, kultural dan filosofis. struktur pidato adat dalam upacara peusijuek terdiri dari tiga, yaitu pembuka, isi, dan penutup. pidato adat dalam upacara peusijuek tidak hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai media pelestarian budaya dan identitas masyarakat aceh di nagan raya. kata kunci: pidato adat, peusijuek, gaya bahasa, nagan raya.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KARAKTERISTIK PIDATO ADAT DALAM UPACARA PEUSIJUEK RNDI KABUPATEN NAGAN RAYA. Banda Aceh Fakultas KIP Bahasa Indonesia,2025
Baca Juga : TRADISI UPACARA PERKAWINAN ADAT JAWA DI KOTA LANGSA (KIKI SYAFRIDAYANTI, 2021)
Abstract
Faiza Humaira. (2025). Characteristics of Traditional Speech in the Peusijuek Ceremony in Nagan Raya Regency. [Thesis. Syiah Kuala University]. Under the guidance of Armia, S.Pd., M.Hum.and Maya Safhida, S.Pd., M.Pd. This study aims to describe the characteristics of traditional speeches such as the structure of the speech, the use of language style, and the values in delivering traditional speeches in the Pensijuek ceremony in Nagan Raya Regency, Aceh Province. The data in this study are speeches. The research method uses a qualitative approach and descriptive research type. The subjects in this study were Tengku, keuchik, Tuha Peut and the Head of MAA in Nagan Raya Regency. Data collection was carried out using observation, documentation, and interview techniques. Data analysis techniques were carried out by data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study show that traditional speeches in the peusijuek ceremony use types of language styles, namely metaphor, personification, hyperbole, erotesis, pleonasm, parallelism, anaphora, and allusion. The values contained in the traditional speeches of the peusijuek ceremony are religious, social, cooperation, local wisdom, cultural and philosophical values. The structure of traditional speeches in the peusijuek ceremony consists of three, namely the opening, the content, and the closing. The traditional speech in the peusijuek ceremony is not only a means of communication, but also a medium for preserving the culture and identity of the Acehnese people in Nagan Raya. Keywords: traditional speech, peusijuek, language style, Nagan Raya.
Baca Juga : KAJIAN ETNOBOTANI PADA UPACARA ADAT DI PROVINSI ACEH (Rahimah, 2021)