Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
Fiqramullah, PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALANAN DI GAMPONG LAMBARIH BAK MEE KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Fakultas llmu Sosial dan Politik (S1),2025

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bentuk partisipasi masyarakat gampong dalam pembangunan jalan desa di gampong lambarih bak mee. penelitian ini menggunakan pendekatan teori modal sosial dari robert putnam yang terdiri dari 3 unsur yaitu : norma sosial, jaringan sosial, kepercayaan. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan terdiri dari keuchik, sekretarist desa, masyarakat yang berumut 35 tahun ke atas, dan pemuda. serta informan tambahan kaur pembangunan dan 1 orang tuha peut gampong. teknik pengumpulan data menggunakan: metode observasi, wawancara yang mendalam, dan dokumentasi. teknik analisis data menggunakan : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat tercipta melalui nilai-nilai gotong royong dan semangat kerja sama yang ada ditengah masyarakat. partisipasi masyarakat dibagi menjadi 3 bagian yaitu, partisipasi dalam perencanaan yang terlibat semua elemen masyarakat baik pemuda dan pemerintah desa, partisipasi dalam palaksanaan yang terlibat langsung pemuda sebagai bagian dari pengerjaan pembangunan jalan, dan partisipasi dalam pertanggungjawaban dan evaluasi yang menjadi tugas pemerintah desa dengan mengedepankan komunikasi dua arah dengan masyarakat. berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa masyarakat berpartisipasi aktif dengan peran dan kapasitas masing-masing hal ini dapat dilihat dengan 3 unsur teori modal sosial robert putnam yaitu: norma sosial, jaringan sosial, dan kepercayaan yang terbangun ditengah masyarakat.



Abstract

This study aims to examine the forms of community participation in village road development in Gampong Lambarih Bak Mee. The research adopts Robert Putnam’s social capital theory, which consists of three elements: social norms, social networks, and trust. A descriptive qualitative approach is used, with informants including the Keuchik (village head), village secretary, community members aged 35 and above, and youths. Additional informants include the head of development affairs (Kaur Pembangunan) and one member of the Tuha Peut (village council). Data collection techniques include observation, in-depth interviews, and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that community participation is fostered through the values of mutual cooperation (gotong royong) and a strong spirit of collaboration within the community. Community participation is categorized into three parts: participation in planning, which involves all community elements including youths and the village government; participation in implementation, which sees youths directly involved in the construction work; and participation in accountability and evaluation, which is managed by the village government through two-way communication with the community. Based on the findings, it can be concluded that the community actively participates according to their roles and capacities. This is evident through the three elements of Robert Putnam’s social capital theory: social norms, social networks, and trust, which are well established within the community.



    SERVICES DESK